Share This Post

Google1GoogleYahooBlogger

Logo-fokus-ginding

Portal berita digital ini berada di bawah naungan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Jawa Barat, dengan operasional teknis harian dilaksanakan oleh Koperasi PWI Jabar.

Berdiri sejak 1 November 2012, FOKUSJabar.com adalah kanal informasi di Jawa Barat yang Kritis, Positif dan Etis, seiring kehadiran sekitar 1.400 anggota PWI Jabar yang umumnya siap mengabarkan informasi terdepan dari seluruh pelosok.

FOKUSJabar.com hadir bukan sekedar dengan kuantitas personel tadi, namun juga bertekad memberikan informasi terkini seputar Jabar yang penting, relevan dan bermanfaat.

Juga,akan menyajikan pelbagai informasi ringan yang beda, kreatif, dan mencerahkan guna menyeimbangkan kebutuhan informasi netizen (internet citizen).

Sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia, Jabar juga diproyeksikan akan memiliki netizen paling banyak.

Karena itulah, jejaring informasi yang terluas, terbesar namun bertanggungjawab menjadi pijakan FOKUSJabar.com. Hari ini, esok dan selamanya.

Ketua KNPI Ciamis Daftar Calon Bupati

Oleh: Pepi Irwan Setiawan

CIAMIS, FOKUSJabar.com: Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Ciamis Budi Kurnia mendatangi Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Ciamis, Kamis (14/3/2013). Kedatangan Budi, untuk mengambil formulir pendaftaran calon bupati dan wakil bupati Ciamis yang akan segera dilakukan survei PDIP.

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Ciamis Budi Kurnia (Foto: Pepi Irwan setiawan)

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Ciamis Budi Kurnia
(Foto: Pepi Irwan setiawan)

 

Budi mendatangi Kantor DPC PDIP Ciamis sekitar pukul 12.00 WIB, memanfaatkan jam istirahat Pegawai Negeri Sipil (PNS), karena Budi, masih tercatat sebagai Kasubag Agama Bagian Kesra Setda Ciamis.

Kedatangan Budi diantar rombongan seluruh Pengurus Kecamatan (PK), anggota ormas dan OKP yang tergabung dalam wadah KNPI. Dia  merupakan orang pertama yang mendaftar untuk menjadi calon bupati dan wakil bupati dari PDIP Ciamis.

Budi menyampaikan, ketertarikannya mencalonkan bupati dari PDIP, karena PDIP merupakan pastai terbesar di Kabupaten Ciamis. Selain itu, PDIP merupakan salah satu partai yang konsisten mengapresiasi berbagai kegiatan kepemudaan.

“PDIP juga merupakan partai yang terbuka bagi semua kalangan, termasuk membuka semua kalangan mencalonkan bupati dan wakil bupati dari eksternal,” terang Budi.

Budi juga menyampaikan, dirinya siap menempuh mekanisme birokrasi, akan segera mengajukan izin kepada atasan secara formal terkait pencalonanya menjadi bupati ciamis.

Jika dia  diusung PDIP sebagai bupati atau calon bupati, maka Budi siap mengundurkan diri dari PNS atau menempuh cuti selama proses pencalonan dirinya berlangsung. “Tapi, pada prinsipnya sebagai warga negara indonesia, di mata politik dan hukum mempunyai kesamaan hak,” terang Budi.

Selain itu, lanjut Budi, dari PDIP sendiri, membuka pencalonan untuk semua kalangan termasuk untuk PNS, tidak ada larangan sebagai PNS untuk maju sebagai calon bupati atau wakil bupati. “Ini merupakan langkah partai yang sanagt membuka demokrasi,” tandas Budi.

Budi juga optimis, pencalonan dirinya melalui PDIP, bisa berjalan mulus karena di dukung ormas dan OKP yang berada di bawah naungan anggota KNPI. Menurut Budi, dirinya tidak keberatan disandingkan atau harus menjalani penjajakan dengan kader  internal partai. “Pada akhirnya, partai akan punya keputusan. Aapun hasilnya, harus diterima,” pungkas Budi.

Ketua penjaringan calon bupati dan wakil bupati dari PDIP Ciamis Iwan Ridwan didampingi anggota Nanang Permana menyampaikan, Budi merupakan orang pertama yang mendaftar sebagai calon bupati dan wakil bupati melalui PDIP.

“PDIP masih membuka peluang baik untuk kader internal maupun eksternal untuk menjaci calon dari PDIP Ciamis. Siapa yang akan menjadi calon bupati atau wakil bupati yang diusung PDIP, yaitu hasil survei urutan pertama dan kedua,” pungkas Nanang. (MSU)