Senin, 8 Februari 2016
Search

Rakyat Oh Rakyat

Oleh: Solihin

 

timMinggu 24 Februari akan menjadi momen menentukan bagi Jawa Barat lima tahun ke depan. Begitupun dengan nasib lima pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar, seperti Dikdik Mulyana Arief  Mansyur-Cecep NS Toyib, Irianto MS Syafiuddin (Yance)-Tatang Farhanul Hakim, Dede Yusuf Macan Effendi-Lex Laksamana, Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar dan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki akan ditentukan sekitar 32 juta lebih calon pemilih Jabar.

Pasangan mana yang terpilih nanti, itu adalah pasangan terbaik pilihan rakyat Jabar, atau bahkan terpaksa dipilih karena sama sekali tidak mengenal kelimanya. Yang jelas, seluruh pasangan calon harus puas dengan apa yang menjadi pilihan rakyat Jabar, terlebih seluruh pasangan sudah berupaya memberikan yang terbaik.

Lima pasangan calon bahkan harus bersikap ksatria, ketika 32 juta lebih pemilih Jabar tidak tertarik dengan visi-misi dan program kerja yang ditawarkan semasa kampanye 7 hingga 20 Februari lalu.

Apapun itu, dalam setiap ‘pertarungan’ harus siap terpilih dan siap untuk tidak terpilih.

Pertarungan belum selesai, namun sejumlah lembaga yang mengaku ahli survei bermunculan dan memprediksi raihan seluruh calon di Jabar. Baik secara popularitas, elektabilitas atau apalah namanya.

Dari mulai lembaga survei yang memprediksi Pilgub berlangsung dua putaran, satu putaran bahkan langsung menyebut siapa pemenangnya seolah asik dengan dunianya sendiri meneliti dan menanyakan pendapat masyarakat tentang calon pemimpinnya.

Tapi apakah rakyat mengerti dengan apa yang mereka tanyakan, dan apa yang didapat rakyat dari pertanyaan yang dilontarkan? Entahlah. Yang pasti hanya lembaga itu yang mendapat keuntungan, publikasi media massa serta pengakuan dari khalayak atas kinerjanya. Lalu rakyat yang menjadi objeknya dapat apa?.

Jangan bilang itu tak adil, karena begitulah seharusnya. Yang lebih pintar akan menguasai wilayah ‘jajahan’ sebaliknya yang tak bisa memanfaatkan momen, akan selalu ‘dikadalin’.

Yang pasti Pilgub 2013 belum berakhir. Masih ada proses lainnya yang menuntut rakyat  harus mengikuti nya. Namun sebetulnya rakyat tidak mengerti bahkan mereka mungkin tidak mengenal siapa yang akan dipilihnya, apalagi mereka hanya muncul menjelang Pilgub saja.

Bahkan rakyat hanya tahu mereka datang berorasi di panggung dan tak tahu apa yang calon itu orasikan serta untuk siapa orasi itu ditujukan. Apalagi para calon hanya menebar janji yang belum jelas bisa di realisasikan atau tidak, benar atau tidak, dan masih banyak lagi pertanyaan terkait janji-janji politik itu.

Sudahlah, nasi sudah jadi bubur dan mau tidak mau harus memilih mereka calon pemimpin Jabar, yang ditetapkan KPU Jabar. Yang kenal mereka mungkin hanya tim sukses, relawan, partai, keluarga calon, KPU Jabar serta wartawan yang tak jarang menjadi bulan-bulanan mereka yang tidak tahu aturan dan seenaknya memperlakukan wartawan, yang justru membantunya memperkenalkan kepada calon pemilihnya. Aneh! (**)

Jangan Lupa Bagikan Artikel ini :
  • Facebook
  • email
  • StumbleUpon
  • LinkedIn
  • Myspace
  • Reddit
Testimoni PT XL AXIATA Cirebon Kota Seduluruh Kabeh Iklan Ciamis



Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Jokowi di jepang

Jokowi Hingga SBY Ucapkan Selamat Tahun Baru Imlek

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Hari ini, Senin (8/2/2016) jatuh sebagai Tahun Baru Imlek bagi masyarakat Tionghoa di seluruh Indonesia. Hari imlek ini pun juga diucapkan...

Selengkapnya
google

Beginilah Google Jika Dia adalah Manusia

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Google adalah sarana dimana semua orang selalu menanyakan hal apapun yang semua manusia tanyakan. Berbagai jenis pertanyaan sanggup dijawabnya...

Selengkapnya
HPN2016

Lombok Terpilih Jadi Tuan Rumah ‘Hari Pers Nasional 2016’

MATARAM, FOKUSJabar.com: Mataram terpilih menjadi tuan rumah untuk peringatan puncak Hari Pers Nasional 2016 yang jatuh pada tanggal Selasa (9/2/2016). TNI Angkatan Laut...

Selengkapnya
talak3

Ingin Kembali Rujuk di Talak 3

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Diawali dari sepasang suami istri bernama Bagas dan Risa yang sudah bercerai beberapa bulan yang lalu. Namun ternyata mereka harus dipertemukan...

Selengkapnya
Wow! Bandung Segera Akan Miliki Menara Eiffel

Wow! Bandung Segera Akan Miliki Menara Eiffel

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Menara Eiffel ikon kota Paris Prancis, segera akan hadir di Kota Bandung. Perencanaan ini sesuai dengan gagasan baru Wali Kota Bandung Ridwan...

Selengkapnya
Kepala BNN

Selamatkan Indonesia, Harus Berani Eksekusi Mati 151 Bandar Narkoba

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Kepala BNN Komjen Budi Waseso (Buwas) merasa gelisah atas nasib anak bangsa yang diserang narkoba dan harus disikapi serius. Buwas sendiri...

Selengkapnya
Miras

Miras Oplosan Kembali Renggut Nyawa Tiga Pemuda

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Minuman keras (miras) oplosan kembali menelan korban tiga pemuda warga Kampung Mekar Sari RT 03/10 Kelurahan Pasirbiru, Kecamatan Cibiru Kota...

Selengkapnya
Rekor 33 Laga Tak Terkalahkan, Ibra Puji Kekuatan PSG di Ligue 1

Rekor 33 Laga Tak Terkalahkan, Ibra Puji Kekuatan PSG di Ligue 1

PARIS, FOKUSJabar.com: Paris Saint-Germain (PSG) mencetak rekor baru di Ligue 1 pada Rabu (3/2/2016) kemarin, usai mengalahkan Lorient 3-1 di Parc des Princes....

Selengkapnya
Foto diambl dari Instagram.

Kunjungi Mesjid di AS, Obama: Menyerang Islam Berarti Menyerang Semua Agama

Catonsville, FOKUSJabar.com: Presiden Amerika Serikat Barack Obama menyatakan, serangan pada Islam adalah serangan pada semua keyakinan. Hal itu dikatakannya saat...

Selengkapnya
Ketua DPRD Kota Cirebon Edi Suripno saat ditemui di ruangannya. Panji

Aher Harus Fasilitasi Pertemuan Dua Kepala Daerah

CIREBON, FOKUSJabar.com : Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan (Aher) harus memfasilitasi pertemuan dua kepala daerah Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon. Hal itu disampaikan...

Selengkapnya