Rakyat Oh Rakyat - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Selasa, 26 Juli 2016
Search

Rakyat Oh Rakyat

Oleh: Solihin

 

timMinggu 24 Februari akan menjadi momen menentukan bagi Jawa Barat lima tahun ke depan. Begitupun dengan nasib lima pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar, seperti Dikdik Mulyana Arief  Mansyur-Cecep NS Toyib, Irianto MS Syafiuddin (Yance)-Tatang Farhanul Hakim, Dede Yusuf Macan Effendi-Lex Laksamana, Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar dan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki akan ditentukan sekitar 32 juta lebih calon pemilih Jabar.

Pasangan mana yang terpilih nanti, itu adalah pasangan terbaik pilihan rakyat Jabar, atau bahkan terpaksa dipilih karena sama sekali tidak mengenal kelimanya. Yang jelas, seluruh pasangan calon harus puas dengan apa yang menjadi pilihan rakyat Jabar, terlebih seluruh pasangan sudah berupaya memberikan yang terbaik.

Lima pasangan calon bahkan harus bersikap ksatria, ketika 32 juta lebih pemilih Jabar tidak tertarik dengan visi-misi dan program kerja yang ditawarkan semasa kampanye 7 hingga 20 Februari lalu.

Apapun itu, dalam setiap ‘pertarungan’ harus siap terpilih dan siap untuk tidak terpilih.

Pertarungan belum selesai, namun sejumlah lembaga yang mengaku ahli survei bermunculan dan memprediksi raihan seluruh calon di Jabar. Baik secara popularitas, elektabilitas atau apalah namanya.

Dari mulai lembaga survei yang memprediksi Pilgub berlangsung dua putaran, satu putaran bahkan langsung menyebut siapa pemenangnya seolah asik dengan dunianya sendiri meneliti dan menanyakan pendapat masyarakat tentang calon pemimpinnya.

Tapi apakah rakyat mengerti dengan apa yang mereka tanyakan, dan apa yang didapat rakyat dari pertanyaan yang dilontarkan? Entahlah. Yang pasti hanya lembaga itu yang mendapat keuntungan, publikasi media massa serta pengakuan dari khalayak atas kinerjanya. Lalu rakyat yang menjadi objeknya dapat apa?.

Jangan bilang itu tak adil, karena begitulah seharusnya. Yang lebih pintar akan menguasai wilayah ‘jajahan’ sebaliknya yang tak bisa memanfaatkan momen, akan selalu ‘dikadalin’.

Yang pasti Pilgub 2013 belum berakhir. Masih ada proses lainnya yang menuntut rakyat  harus mengikuti nya. Namun sebetulnya rakyat tidak mengerti bahkan mereka mungkin tidak mengenal siapa yang akan dipilihnya, apalagi mereka hanya muncul menjelang Pilgub saja.

Bahkan rakyat hanya tahu mereka datang berorasi di panggung dan tak tahu apa yang calon itu orasikan serta untuk siapa orasi itu ditujukan. Apalagi para calon hanya menebar janji yang belum jelas bisa di realisasikan atau tidak, benar atau tidak, dan masih banyak lagi pertanyaan terkait janji-janji politik itu.

Sudahlah, nasi sudah jadi bubur dan mau tidak mau harus memilih mereka calon pemimpin Jabar, yang ditetapkan KPU Jabar. Yang kenal mereka mungkin hanya tim sukses, relawan, partai, keluarga calon, KPU Jabar serta wartawan yang tak jarang menjadi bulan-bulanan mereka yang tidak tahu aturan dan seenaknya memperlakukan wartawan, yang justru membantunya memperkenalkan kepada calon pemilihnya. Aneh! (**)

Jangan Lupa Bagikan Artikel ini :
  • Facebook
  • email
  • StumbleUpon
  • LinkedIn
  • Myspace
  • Reddit



Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Aher di bali

Aher Minta Polisi Tindak Tegas Pemalsu Kartu BPJS

BALI, FOKUSJabar.com: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengimbau warga Jabar agar tidak resah atas temuan peredaran kartu BPJS Kesehatan palsu di Kabupaten...

Selengkapnya
Ilustrasi

Gerindra Intensif Komunikasi Politik dengan Tokoh untuk Pilgub Jabar 2018

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Barat, Ferry Julianto mengatakan, komunikasi politik dengan berbagai tokoh untuk...

Selengkapnya
Ilustrasi Pemalsuan Kartu BPJS Kesehatan

Tipu 175 KK, Kepala Yayasan Jadi Tersangka Pemalsuan Kartu BPJS

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Yayasan Rumah Peduli Dhuafa, Ana Sumarna (42) ditetapkan sebagai tersangka kasus pembuatan kartu perserta Badan Penyelenggara Jaminan...

Selengkapnya
Devianti rochaeni

Kejati Jabar Pecat Jaksa Devianti Rochaeni? Tersangka Gratifikasi BPJS Subang

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Tersangka kasus gratifikasi penanganan perkara korupsi Dana Kapitasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kabupaten Subang,...

Selengkapnya
Peran TNI pada Operasi Tinombala

Komisi 1 DPR RI Angkat Bicara Soal Polemik Keikutsertaan TNI Berantas Teroris

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Keikutsertaan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam Operasi Tinombala 2016 mengundang polemik meski membuahkan hasil. Kehadiran TNI dalam...

Selengkapnya
Jembatan gantung-3

70 Tahun Jembatan Ini Minim Perhatian Pemerintah

GARUT, FOKUSJabar.com: Puluhan tahun lamanya warga Desa Tegalgede dan Tegaljaya, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut berharap pemerintah membangun jembatan sepanjang...

Selengkapnya
Tarian ini menggambarkan harmonisasi kehidupan masyarakat Babel yakni meleburnya etnis Melayu dan China

Tari Kolosal Harmonisasi Etnis Melayu-Cina Meriahkan Festival Pesona Serumpun Sebalai

PANGKALPINANG, FOKUSJabar.com:   Sungguh meriah acara pembukaan Festival Serumpun Sebalai yang diselenggarakan  Pemprov Bangka Belitung (Babel). Selain menapilkan...

Selengkapnya
Gotong royong warga Cigintung

Mantap! Budaya Gotong Royong di Cigintung Garut Masih Terbangun

GARUT, FOKUSJabar.com: Perkembangan zaman modernisasi dan globalisasi tanpa kita sadari telah melahirkan corak kehidupan yang sangat kompleks di masyarakat. Tak...

Selengkapnya
Pantai Timur Pangandaran (Ilustrasi by  Pangandaranhotel.com )

Pantai Timur Pangandaran akan Jadi Objek Marine Center

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pantai Timur Kabupaten Pangandaran menjadi objek berdirinya pengembangan produksi perikanan sekaligus menjadi kawasan wisata. Dengan alokasi...

Selengkapnya
Tertangkap Basah, 15 Penjudi Diamankan Polsek Cileunyi

Anggota Dewan Cirebon Kedapatan Bermain Judi Harus Diberi Efek Jera

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Pusat Studi Politik dan Keamanan (PSPK) Universitas Padjajaran, Muradi mengatakan, partai pengusung empat anggota Dewan Perwakilan Rakyat...

Selengkapnya