Rakyat Oh Rakyat - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Minggu, 4 Desember 2016
Search

Rakyat Oh Rakyat




Oleh: Solihin

 

timMinggu 24 Februari akan menjadi momen menentukan bagi Jawa Barat lima tahun ke depan. Begitupun dengan nasib lima pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar, seperti Dikdik Mulyana Arief  Mansyur-Cecep NS Toyib, Irianto MS Syafiuddin (Yance)-Tatang Farhanul Hakim, Dede Yusuf Macan Effendi-Lex Laksamana, Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar dan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki akan ditentukan sekitar 32 juta lebih calon pemilih Jabar.

Pasangan mana yang terpilih nanti, itu adalah pasangan terbaik pilihan rakyat Jabar, atau bahkan terpaksa dipilih karena sama sekali tidak mengenal kelimanya. Yang jelas, seluruh pasangan calon harus puas dengan apa yang menjadi pilihan rakyat Jabar, terlebih seluruh pasangan sudah berupaya memberikan yang terbaik.

Lima pasangan calon bahkan harus bersikap ksatria, ketika 32 juta lebih pemilih Jabar tidak tertarik dengan visi-misi dan program kerja yang ditawarkan semasa kampanye 7 hingga 20 Februari lalu.

Apapun itu, dalam setiap ‘pertarungan’ harus siap terpilih dan siap untuk tidak terpilih.

Pertarungan belum selesai, namun sejumlah lembaga yang mengaku ahli survei bermunculan dan memprediksi raihan seluruh calon di Jabar. Baik secara popularitas, elektabilitas atau apalah namanya.

Dari mulai lembaga survei yang memprediksi Pilgub berlangsung dua putaran, satu putaran bahkan langsung menyebut siapa pemenangnya seolah asik dengan dunianya sendiri meneliti dan menanyakan pendapat masyarakat tentang calon pemimpinnya.

Tapi apakah rakyat mengerti dengan apa yang mereka tanyakan, dan apa yang didapat rakyat dari pertanyaan yang dilontarkan? Entahlah. Yang pasti hanya lembaga itu yang mendapat keuntungan, publikasi media massa serta pengakuan dari khalayak atas kinerjanya. Lalu rakyat yang menjadi objeknya dapat apa?.

Jangan bilang itu tak adil, karena begitulah seharusnya. Yang lebih pintar akan menguasai wilayah ‘jajahan’ sebaliknya yang tak bisa memanfaatkan momen, akan selalu ‘dikadalin’.

Yang pasti Pilgub 2013 belum berakhir. Masih ada proses lainnya yang menuntut rakyat  harus mengikuti nya. Namun sebetulnya rakyat tidak mengerti bahkan mereka mungkin tidak mengenal siapa yang akan dipilihnya, apalagi mereka hanya muncul menjelang Pilgub saja.

Bahkan rakyat hanya tahu mereka datang berorasi di panggung dan tak tahu apa yang calon itu orasikan serta untuk siapa orasi itu ditujukan. Apalagi para calon hanya menebar janji yang belum jelas bisa di realisasikan atau tidak, benar atau tidak, dan masih banyak lagi pertanyaan terkait janji-janji politik itu.

Sudahlah, nasi sudah jadi bubur dan mau tidak mau harus memilih mereka calon pemimpin Jabar, yang ditetapkan KPU Jabar. Yang kenal mereka mungkin hanya tim sukses, relawan, partai, keluarga calon, KPU Jabar serta wartawan yang tak jarang menjadi bulan-bulanan mereka yang tidak tahu aturan dan seenaknya memperlakukan wartawan, yang justru membantunya memperkenalkan kepada calon pemilihnya. Aneh! (**)




Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Aay Syarif Hidayat (Foto: Bambang Fouristian/FOKUSJabar.com)

Bupati Ogah Realisasikan Terminal Malangbong, Warga Ancam Golput di Pilkada Garut 2018

GARUT, FOKUSJabar.com : Puluhan ribu warga Kecamatan Malangbong mengancam tidak akan menggunakan hak suaranya di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Garut 2018...

Selengkapnya
Selain Jabar, Atlet yang Tersangkut Doping Berasal dari Enam Provinsi Lain

KONI Tak Mau Berandai-andai Soal Atlet PON Menggunakan Doping

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jawa Barat menegaskab tidak akan berandai – andai terkait dugaan atlet Pekan Olahraga...

Selengkapnya
Wali Kota Cimahi Atty Suharti Saat melakukan tes urin di gedung B Pemkot Cimahi Jalan Demang Hardja Kusumah, Senin (11/4/2016).

Dicokok KPK, Petahana Atty Suharti Tetap Akan Kampanye

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat memastikan hak politik Wali Kota Cimahi non aktif Atty Suharty di Pilwalkot 2017 tetap...

Selengkapnya
Foto (@saputriratnayu)

Tanpa Gravitasi Kita Bisa Foto Terbalik Loh, Yuk ke Upside Down World Bandung

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Akhir-akhir ini warga Bandung lagi suka banget posting foto di sebuah rumah yang isi rumahnya semua terbalik ! Nah sudah liat kan kamu ajaibnya...

Selengkapnya
Atty tersandung, timses lanjutkan tahapan kampanye. (web)

Atty Tersandung, Timses Lanjutkan Tahapan Kampanye

CIMAHI, FOKUSJabar.com : Penangkapan Wali Kota Cimahi non aktif, Atty Suharti oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Operasi Tangkap Tangan (OTT) di rumahnya Jalan...

Selengkapnya
Ketua DPD Golkar Jabar Nonaktifkan Ketua DPD Golkar Cimahi

Ketua DPD Golkar Jabar Nonaktifkan Ketua DPD Golkar Cimahi

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Pasca ditangkapnya Wali Kota nonaktif Cimahi Atty Suharti dan suaminya Itoc Tohija yang juga mantan Wali Kota Cimahi, Partai Golkar Jawa Barat...

Selengkapnya
Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Barat ADe Barkah. (foto web)

Atty-Itoch Ditangkap, Golkar akan Angkat PLT Ketua DPD Cimahi

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pascapenangkapan Wali Kota Cimahi non  aktif Atty Suharty dan suaminya, Itoch Tohija oleh Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK), Jumat...

Selengkapnya
Jaksa Senior AP Akan Diusut ke Kejagung. (FOKUSJabar/Adi)

Kasus Jaksa Senior AP akan Diserahkan ke Kejagung

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kepala Kejaksaan Tinggi (kajati) Jawa Barat, Setia Untung Arimuladi menyatakan, kelanjutan Jaksa senior AP yang menjalani pemeriksaan dugaan...

Selengkapnya
Walikota Cimahi Nonaktif Atty Suharti Tochija . (foto web)

KPK Tangkap Atty, Plt Wali Kota Enggan Komentar

CIMAHI, FOKUSJabar.com : Walikota Cimahi nonaktif, Atty Suharti Tochija ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kediaman pribadinya di Jalan Sari Asih IV nomor...

Selengkapnya
Polisi Periksa Rachmawati Soekarnoputri di Mako Brimob. (foto web)

Rachmawati Soekarnoputri Diperiksa Polisi di Mako Brimob

JAKARTA, FOKUSJabar.com : Rachmawati Soekarnoputri dimintai keterangan penyidik Polda Metro Jaya.Rachmawati akan diperiksa di Mako Brimob, Kelapa Dua. Namun belum...

Selengkapnya