Rakyat Oh Rakyat - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Sabtu, 30 April 2016
Search

Rakyat Oh Rakyat

Oleh: Solihin

 

timMinggu 24 Februari akan menjadi momen menentukan bagi Jawa Barat lima tahun ke depan. Begitupun dengan nasib lima pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar, seperti Dikdik Mulyana Arief  Mansyur-Cecep NS Toyib, Irianto MS Syafiuddin (Yance)-Tatang Farhanul Hakim, Dede Yusuf Macan Effendi-Lex Laksamana, Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar dan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki akan ditentukan sekitar 32 juta lebih calon pemilih Jabar.

Pasangan mana yang terpilih nanti, itu adalah pasangan terbaik pilihan rakyat Jabar, atau bahkan terpaksa dipilih karena sama sekali tidak mengenal kelimanya. Yang jelas, seluruh pasangan calon harus puas dengan apa yang menjadi pilihan rakyat Jabar, terlebih seluruh pasangan sudah berupaya memberikan yang terbaik.

Lima pasangan calon bahkan harus bersikap ksatria, ketika 32 juta lebih pemilih Jabar tidak tertarik dengan visi-misi dan program kerja yang ditawarkan semasa kampanye 7 hingga 20 Februari lalu.

Apapun itu, dalam setiap ‘pertarungan’ harus siap terpilih dan siap untuk tidak terpilih.

Pertarungan belum selesai, namun sejumlah lembaga yang mengaku ahli survei bermunculan dan memprediksi raihan seluruh calon di Jabar. Baik secara popularitas, elektabilitas atau apalah namanya.

Dari mulai lembaga survei yang memprediksi Pilgub berlangsung dua putaran, satu putaran bahkan langsung menyebut siapa pemenangnya seolah asik dengan dunianya sendiri meneliti dan menanyakan pendapat masyarakat tentang calon pemimpinnya.

Tapi apakah rakyat mengerti dengan apa yang mereka tanyakan, dan apa yang didapat rakyat dari pertanyaan yang dilontarkan? Entahlah. Yang pasti hanya lembaga itu yang mendapat keuntungan, publikasi media massa serta pengakuan dari khalayak atas kinerjanya. Lalu rakyat yang menjadi objeknya dapat apa?.

Jangan bilang itu tak adil, karena begitulah seharusnya. Yang lebih pintar akan menguasai wilayah ‘jajahan’ sebaliknya yang tak bisa memanfaatkan momen, akan selalu ‘dikadalin’.

Yang pasti Pilgub 2013 belum berakhir. Masih ada proses lainnya yang menuntut rakyat  harus mengikuti nya. Namun sebetulnya rakyat tidak mengerti bahkan mereka mungkin tidak mengenal siapa yang akan dipilihnya, apalagi mereka hanya muncul menjelang Pilgub saja.

Bahkan rakyat hanya tahu mereka datang berorasi di panggung dan tak tahu apa yang calon itu orasikan serta untuk siapa orasi itu ditujukan. Apalagi para calon hanya menebar janji yang belum jelas bisa di realisasikan atau tidak, benar atau tidak, dan masih banyak lagi pertanyaan terkait janji-janji politik itu.

Sudahlah, nasi sudah jadi bubur dan mau tidak mau harus memilih mereka calon pemimpin Jabar, yang ditetapkan KPU Jabar. Yang kenal mereka mungkin hanya tim sukses, relawan, partai, keluarga calon, KPU Jabar serta wartawan yang tak jarang menjadi bulan-bulanan mereka yang tidak tahu aturan dan seenaknya memperlakukan wartawan, yang justru membantunya memperkenalkan kepada calon pemilihnya. Aneh! (**)

Jangan Lupa Bagikan Artikel ini :
  • Facebook
  • email
  • StumbleUpon
  • LinkedIn
  • Myspace
  • Reddit



Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

batu pancawarna (Foto :: Tasdik)

Ini Batu Pancawarna Garut Souvenir Atlet Juara PON XIX

GARUT, FOKUSJabar.com : Sebanyak 1.897 keping liontin Dasi Koboi bagi sang juara pada perhelatan PON XIX tahun 2016 Jabar, terbuat dari Batu Pancawarna Garut yang...

Selengkapnya
generasi muda, ilustrasi : net

Dedi Mulyadi, “Politisi Muda Patut Diapresiasi, Bukti Dinamika Politik”

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi menilai bermunculannya politisi dari generasi muda dan aktif dalam...

Selengkapnya
Polri Imbau Tak Ada Sweeping Buruh Saat May Day

Besok, Ribuan Massa Siap Duduki Bandung

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Diprediksi dua ribuan buruh akan mengepung Bandung dalam peringatan May Day, Minggu (1/5/2016). Massa dari berbagai elemen buruh itu...

Selengkapnya
Kampoeang-Jazz-2016

Nonton ‘Kampoeng Jazz’ Yuk Malam Minggu!

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Buat kamu yang suka banget dengerin lagu Jazz, malam ini akan ada gelaran festival Kampoeng Jazz bertemakan City of Jazz. Gelaran festival musik...

Selengkapnya
ilustrasi napi

Polisi Belum Terima Laporan Resmi Napi Wanita yang Kabur

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Larinya narapidana kasus penipuan dan penggelapan Melani alias Gladis (26) dari Lapas Wanita Klas II Bandung hingga kini belum ditelusuri....

Selengkapnya
ketua DPD Partai Golkar Jabar Dedi Mulyadi saat diwawancarai di Kantor DPD Golkar Jabar, Jumat (29/4/2016)
(Foto : Lin)

DPD Golkar Jabar Targetkan Menang di Pilkada Serentak 2017

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi targetkan menang pada Pilkada Serentak di Jabar 2017 nanti. Ada tiga daerah yang akan menghelat...

Selengkapnya
buruh (foto : web)

Aher Persilahkan Buruh Rayakan May Day

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mempersilahkan kepada buruh rayakan peringatan May Day atau Hari Buruh se-Dunia yang akan jatuh pada 1 Mei...

Selengkapnya
Tulus3

Indonesia Hijab Fest 2016 Dibuka Oleh R. Giselawati Hingga Tulus

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Semalam acara Indonesia Hijab Fest 2016 yang keenam resmi dibuka, Kamis (28/4/2016) pembukaan semalam dibuka oleh R. Giselawati Wiranegara...

Selengkapnya
Lapas Banceuy  (Foto: Adi)

Dana Perbaikan Lapas Banceuy Belum Terhitung Pasti

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kepala Divisi Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) Jawa Barat, Agus Toyib menjelaskan, alokasi anggaran perbaikan gedung...

Selengkapnya
Guardiola : Jangan Bandingkan Messi dengan Saul

Guardiola : Jangan Bandingkan Messi dengan Saul

MUNCHEN, FOKUSJabar.com: Manajer Bayern Munich Pep Guardiola menegaskan untuk tidak membandingkan Saul Niguez dengan Lionel Messi. Hal itu dikatakannya setelah Saul...

Selengkapnya