Kamis, 3 September 2015
Search

Rakyat Oh Rakyat

Oleh: Solihin

 

timMinggu 24 Februari akan menjadi momen menentukan bagi Jawa Barat lima tahun ke depan. Begitupun dengan nasib lima pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar, seperti Dikdik Mulyana Arief  Mansyur-Cecep NS Toyib, Irianto MS Syafiuddin (Yance)-Tatang Farhanul Hakim, Dede Yusuf Macan Effendi-Lex Laksamana, Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar dan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki akan ditentukan sekitar 32 juta lebih calon pemilih Jabar.

Pasangan mana yang terpilih nanti, itu adalah pasangan terbaik pilihan rakyat Jabar, atau bahkan terpaksa dipilih karena sama sekali tidak mengenal kelimanya. Yang jelas, seluruh pasangan calon harus puas dengan apa yang menjadi pilihan rakyat Jabar, terlebih seluruh pasangan sudah berupaya memberikan yang terbaik.

Lima pasangan calon bahkan harus bersikap ksatria, ketika 32 juta lebih pemilih Jabar tidak tertarik dengan visi-misi dan program kerja yang ditawarkan semasa kampanye 7 hingga 20 Februari lalu.

Apapun itu, dalam setiap ‘pertarungan’ harus siap terpilih dan siap untuk tidak terpilih.

Pertarungan belum selesai, namun sejumlah lembaga yang mengaku ahli survei bermunculan dan memprediksi raihan seluruh calon di Jabar. Baik secara popularitas, elektabilitas atau apalah namanya.

Dari mulai lembaga survei yang memprediksi Pilgub berlangsung dua putaran, satu putaran bahkan langsung menyebut siapa pemenangnya seolah asik dengan dunianya sendiri meneliti dan menanyakan pendapat masyarakat tentang calon pemimpinnya.

Tapi apakah rakyat mengerti dengan apa yang mereka tanyakan, dan apa yang didapat rakyat dari pertanyaan yang dilontarkan? Entahlah. Yang pasti hanya lembaga itu yang mendapat keuntungan, publikasi media massa serta pengakuan dari khalayak atas kinerjanya. Lalu rakyat yang menjadi objeknya dapat apa?.

Jangan bilang itu tak adil, karena begitulah seharusnya. Yang lebih pintar akan menguasai wilayah ‘jajahan’ sebaliknya yang tak bisa memanfaatkan momen, akan selalu ‘dikadalin’.

Yang pasti Pilgub 2013 belum berakhir. Masih ada proses lainnya yang menuntut rakyat  harus mengikuti nya. Namun sebetulnya rakyat tidak mengerti bahkan mereka mungkin tidak mengenal siapa yang akan dipilihnya, apalagi mereka hanya muncul menjelang Pilgub saja.

Bahkan rakyat hanya tahu mereka datang berorasi di panggung dan tak tahu apa yang calon itu orasikan serta untuk siapa orasi itu ditujukan. Apalagi para calon hanya menebar janji yang belum jelas bisa di realisasikan atau tidak, benar atau tidak, dan masih banyak lagi pertanyaan terkait janji-janji politik itu.

Sudahlah, nasi sudah jadi bubur dan mau tidak mau harus memilih mereka calon pemimpin Jabar, yang ditetapkan KPU Jabar. Yang kenal mereka mungkin hanya tim sukses, relawan, partai, keluarga calon, KPU Jabar serta wartawan yang tak jarang menjadi bulan-bulanan mereka yang tidak tahu aturan dan seenaknya memperlakukan wartawan, yang justru membantunya memperkenalkan kepada calon pemilihnya. Aneh! (**)

Kontak Iklan Fokus Jabar



Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

foto: web

GMP Sebut Empat Fakta Luput dari Temuan Crowe Howarth

FOKUSJabar.com: Ketua Gerakan Menanam Pohon (GMP) Ahmad Sultoni membantah temuan Crowe Howarth yang menyebut penanaman hanya berjalan 33 persen dan menggunakan relawan...

Selengkapnya
Pelaku Begal Langsung Diamankan (foto: Andry)

Kepergok, Pencuri Sepeda Motor Dihajar Massa

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pencuri sepeda motor di Jalan Cijagra, Buahbatu, Kota Bandung dihajar massa, Rabu (2/9/2015) malam. Saat kejadian, dua pencuri kedapatan tengah...

Selengkapnya
Ilustrasi (web)

Guru Honorer Ciamis Tewas di Pinggir Jalan

CIAMIS, FOKUSJabar.com: Seorang guru honorer di SD Negeri Indragiri I Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis ditemukan tewas dengan sejumlah luka di kepala. Korban...

Selengkapnya
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (doc)

Aher Optimistis Pilkada Serentak di Jabar Akan Berjalan Lancar

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) optimistis bahwa pelaksanaan Pilkada serentak 2015 di Jabar akan berjalan baik dan lancar. Adanya...

Selengkapnya
Mantan Rektor IAIN dituntut dua tahun penjara (Foto : Adi)

Mantan Rektor IAIN Dituntut Dua Tahun Penjara

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Mantan Rektor IAIN Syeh Nurjati Cirebon Maksum Mukhtar sebagai terdakwa kasus korupsi pengadaan tanah seluas 6,5 hektare untuk pengembangan...

Selengkapnya
TPPAS Nambo Bakal Jadi Percontohan TPPAS Legok Nangka Kabupaten Bandung

TPPAS Nambo Bakal Jadi Percontohan TPPAS Legok Nangka Kabupaten Bandung

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan, pembangunan Tempat Pembuangan dan Pengolahan Akhir Sampah (TPPAS) Nambo Kabupaten...

Selengkapnya
foto web

Batal di GBLA, Pemprov Jabar Alokasikan Rp60 Milyar untuk Si Jalak Harupat

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Pemerintah Provinsi Jawa Barat menganggarkan Rp60 milyar untuk pembenahan Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung. Hal itu menyusul...

Selengkapnya
ilustrasi pasangan

Pilkada Tasik Mundur: Calon Lain Tak Berani “Lawan” Petahana

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.com: Tokoh Pemuda Cipatujah Yayan Siswandi menilai, Calon Bupati Tasikmalaya mendaftar pada akhir waktu di KPU adalah sosok tidak berani...

Selengkapnya
balap sepeda (foto : net)

Garut Siap Gelar Babak Kualifikasi PON XIX Cabang Olahraga Balap Sepeda

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kabupaten Garut menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah pelaksana kegiatan babak kualifikasi PON XIX/2016 cabang olahraga balap sepeda nomor...

Selengkapnya
ervakurniawan.wordpress.com

Kapan Terakhir Anda Tertawa dengan Ibu Anda?

FOKUSJabar.com: Beberapa di antara anda para pekerja atau yang sibuk dengan aktivitas sehari-hari akan disibukan dengan pekerjaan. Anda bahkan sesekali lupa kalau anda...

Selengkapnya

Mojang Jajaka Kabupaten Ciamis

%d blogger menyukai ini: