Stenografi, Tulisan Antik yang Identik dengan Jurnalistik (Bagian I) - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Minggu, 4 Desember 2016
Search

Stenografi, Tulisan Antik yang Identik dengan Jurnalistik (Bagian I)




Oleh Yoyo Dasriyo (Anggota PWI Garut, Wartawan senior film dan musik) *Dipersembahkan untuk Hari Pers Nasional 9 Februari

01a Yoyo DasriyoPernah kenal Stenografi? Dalam kekinian, bentuk tulisan itu terlanjur dianggap asing. Metoda tulisan ringkas dan cepat yang identik dengan pelaku jurnalistik itu, terkubur dari kancah kewartawanan.

Tragis, wartawan pengguna Stenografi di Jawa Barat pun, terkabar hanya tinggal dua orang. Di Garut dan di Bogor. Saat taperecorder kian kental dengan profesi wartawan, harga penguasaan huruf Stenografi pun jadi langka dan klasik!

Memang, sejak lama saya terbiasa menulis dengan Stenografi yang populer disebut Steno. Tahun 1981 aktor kondang merangkap sutradara film nasional (alm) Sophan Sophiaan, seketika melonjak kaget.

Siang itu, perbincangan di ruangan tamu PT “Garuda Film”, mendadak terhenti. “Giiila…! Anda masih bisa nulis steno..? Saya benar-benar ngiri. Saya jadi ingat waktu sekolah. Dulu ingin sekali bisa nulis pake steno, tapi ‘nggak pernah bisa….! Benar, saya ‘nggak bisa-bisa..” ungkap sang aktor sambil berdecak kagum.

Di luar dugaan, Steno yang saya gunakan saat mencatat wawancara ke dalam notes, membikin Sophan Sophiaan terpana. Pada perjumpaan di Den Pasar, Bali, Sandra Reemers pun tersentak. Penyanyi internasional yang melegenda dengan lagu “Story Book Children” itu, ternganga dan bergeleng kepala.

Artis yang semula mengira saya menulis dengan huruf Arab itu, lalu mengaku baru pertamakali diwawancarai wartawan menggunakan tulisan Steno.

Stenografi dikenal sebagai tulisan ringkas dan cepat. Tetapi sebenarnya, cepat bukan karena kecepatan gerakan menulis. Justru, karena bentuk hurufnya yang praktis. Tidak harus menuturi rangkaian seperti huruf biasa.

Dikuatkan lagi dengan ketentuan ringkasan yang diberlakukan. Sebagai contoh penulisan kata “saya”, dalam Steno.cukup dengan satu huruf saja (s). “Sendiri” ditulis tiga huruf (iri), kata “yang” jadi “y”, atau “dengan” (d), kata “dan” cuma “n”.

Metoda itu lebih praktis dan lebih cepat sekian detik dari huruf biasa. Jika sudah membentuk suku kata atau kalimat, orang menganggap aksara Sunda atau Jawa. Tak jarang pula, dinilai sebagai mirip tulisan dokter !

Penyanyi “Story Book Children” Sandra Reemer pun melonjak. Bahkan sempat terbengong, saat Yoyo Dasriyo mewawancarainya di Den Pasar, Bali (1981), dengan menggunakan Stenografi. (Foto: alm. Denny Sabri)

Penyanyi “Story Book Children” Sandra Reemer pun melonjak. Bahkan sempat terbengong, saat Yoyo Dasriyo mewawancarainya di Den Pasar, Bali (1981), dengan menggunakan Stenografi. (Foto: alm. Denny Sabri)

 

 

Namun Stenografi memiliki karakteristik bentuk huruf spesifik. Saya kenali dan pelajari Stenografi versi J Paat di sekolah kejuruan ekonomi Garut (1968). Steno lainnya versi Karundeng. Di masa sekolah pun, Steno bukan mata pelajaran yang banyak diminati.

Bahkan, terkesan sebagai mata pelajaran yang kurang bersahabat. Salah satu pembelajarannya adalah “Pak Guru” membacakan surat transaksi barang, yang harus disalin seutuhnya dengan huruf Steno.

Tetapi penulisan Steno mesti lebih cepat selesai, sebelum guru tuntas mendiktekan teks suratnya. Penguasaan tulisan cepat itu, sejak lama difokuskan untuk pembekalan siswa berprofesi sekretaris di perkantoran, atau jika kelak menjadi wartawan.

Dengan Steno, seorang sekretaris bisa menangkap cepat, tugas yang harus dicatat dari pimpinannya. Profesi wartawan pun membutuhkan kecepatan menulis di lapangan, saat mewawancarai narasumbernya.

Bagi saya, Steno memahatkan kenangan unik! Pasalnya, Bpk Drs Endang Saefudin – guru Steno di sekolah, selalu menjuluki saya sebagai wartawan… Itu terjadi setiap saya ditugaskan menulis steno di papan tulis, karena dinilai unggul ber-Steno…! (Bersambung)




One thought on “Stenografi, Tulisan Antik yang Identik dengan Jurnalistik (Bagian I)

  1. Ghany Berkata

    Sebagai jurnalis sepertinya saya membutuhkan keterampilan menulis stenografi. Untuk berjaga-jaga jika sewaktu-waktu recorder tidak berfungsi karena batere habis atau lainnya. Terima kasih atas postingnya.

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Aay Syarif Hidayat (Foto: Bambang Fouristian/FOKUSJabar.com)

Bupati Ogah Realisasikan Terminal Malangbong, Warga Ancam Golput di Pilkada Garut 2018

GARUT, FOKUSJabar.com : Puluhan ribu warga Kecamatan Malangbong mengancam tidak akan menggunakan hak suaranya di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Garut 2018...

Selengkapnya
Selain Jabar, Atlet yang Tersangkut Doping Berasal dari Enam Provinsi Lain

KONI Tak Mau Berandai-andai Soal Atlet PON Menggunakan Doping

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jawa Barat menegaskab tidak akan berandai – andai terkait dugaan atlet Pekan Olahraga...

Selengkapnya
Wali Kota Cimahi Atty Suharti Saat melakukan tes urin di gedung B Pemkot Cimahi Jalan Demang Hardja Kusumah, Senin (11/4/2016).

Dicokok KPK, Petahana Atty Suharti Tetap Akan Kampanye

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat memastikan hak politik Wali Kota Cimahi non aktif Atty Suharty di Pilwalkot 2017 tetap...

Selengkapnya
Foto (@saputriratnayu)

Tanpa Gravitasi Kita Bisa Foto Terbalik Loh, Yuk ke Upside Down World Bandung

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Akhir-akhir ini warga Bandung lagi suka banget posting foto di sebuah rumah yang isi rumahnya semua terbalik ! Nah sudah liat kan kamu ajaibnya...

Selengkapnya
Atty tersandung, timses lanjutkan tahapan kampanye. (web)

Atty Tersandung, Timses Lanjutkan Tahapan Kampanye

CIMAHI, FOKUSJabar.com : Penangkapan Wali Kota Cimahi non aktif, Atty Suharti oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Operasi Tangkap Tangan (OTT) di rumahnya Jalan...

Selengkapnya
Ketua DPD Golkar Jabar Nonaktifkan Ketua DPD Golkar Cimahi

Ketua DPD Golkar Jabar Nonaktifkan Ketua DPD Golkar Cimahi

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Pasca ditangkapnya Wali Kota nonaktif Cimahi Atty Suharti dan suaminya Itoc Tohija yang juga mantan Wali Kota Cimahi, Partai Golkar Jawa Barat...

Selengkapnya
Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Barat ADe Barkah. (foto web)

Atty-Itoch Ditangkap, Golkar akan Angkat PLT Ketua DPD Cimahi

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pascapenangkapan Wali Kota Cimahi non  aktif Atty Suharty dan suaminya, Itoch Tohija oleh Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK), Jumat...

Selengkapnya
Jaksa Senior AP Akan Diusut ke Kejagung. (FOKUSJabar/Adi)

Kasus Jaksa Senior AP akan Diserahkan ke Kejagung

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kepala Kejaksaan Tinggi (kajati) Jawa Barat, Setia Untung Arimuladi menyatakan, kelanjutan Jaksa senior AP yang menjalani pemeriksaan dugaan...

Selengkapnya
Walikota Cimahi Nonaktif Atty Suharti Tochija . (foto web)

KPK Tangkap Atty, Plt Wali Kota Enggan Komentar

CIMAHI, FOKUSJabar.com : Walikota Cimahi nonaktif, Atty Suharti Tochija ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kediaman pribadinya di Jalan Sari Asih IV nomor...

Selengkapnya
Polisi Periksa Rachmawati Soekarnoputri di Mako Brimob. (foto web)

Rachmawati Soekarnoputri Diperiksa Polisi di Mako Brimob

JAKARTA, FOKUSJabar.com : Rachmawati Soekarnoputri dimintai keterangan penyidik Polda Metro Jaya.Rachmawati akan diperiksa di Mako Brimob, Kelapa Dua. Namun belum...

Selengkapnya