Jumat, 28 Agustus 2015
Search

Stenografi, Tulisan Antik yang Identik dengan Jurnalistik (Bagian I)

Oleh Yoyo Dasriyo (Anggota PWI Garut, Wartawan senior film dan musik) *Dipersembahkan untuk Hari Pers Nasional 9 Februari

01a Yoyo DasriyoPernah kenal Stenografi? Dalam kekinian, bentuk tulisan itu terlanjur dianggap asing. Metoda tulisan ringkas dan cepat yang identik dengan pelaku jurnalistik itu, terkubur dari kancah kewartawanan.

Tragis, wartawan pengguna Stenografi di Jawa Barat pun, terkabar hanya tinggal dua orang. Di Garut dan di Bogor. Saat taperecorder kian kental dengan profesi wartawan, harga penguasaan huruf Stenografi pun jadi langka dan klasik!

Memang, sejak lama saya terbiasa menulis dengan Stenografi yang populer disebut Steno. Tahun 1981 aktor kondang merangkap sutradara film nasional (alm) Sophan Sophiaan, seketika melonjak kaget.

Siang itu, perbincangan di ruangan tamu PT “Garuda Film”, mendadak terhenti. “Giiila…! Anda masih bisa nulis steno..? Saya benar-benar ngiri. Saya jadi ingat waktu sekolah. Dulu ingin sekali bisa nulis pake steno, tapi ‘nggak pernah bisa….! Benar, saya ‘nggak bisa-bisa..” ungkap sang aktor sambil berdecak kagum.

Di luar dugaan, Steno yang saya gunakan saat mencatat wawancara ke dalam notes, membikin Sophan Sophiaan terpana. Pada perjumpaan di Den Pasar, Bali, Sandra Reemers pun tersentak. Penyanyi internasional yang melegenda dengan lagu “Story Book Children” itu, ternganga dan bergeleng kepala.

Artis yang semula mengira saya menulis dengan huruf Arab itu, lalu mengaku baru pertamakali diwawancarai wartawan menggunakan tulisan Steno.

Stenografi dikenal sebagai tulisan ringkas dan cepat. Tetapi sebenarnya, cepat bukan karena kecepatan gerakan menulis. Justru, karena bentuk hurufnya yang praktis. Tidak harus menuturi rangkaian seperti huruf biasa.

Dikuatkan lagi dengan ketentuan ringkasan yang diberlakukan. Sebagai contoh penulisan kata “saya”, dalam Steno.cukup dengan satu huruf saja (s). “Sendiri” ditulis tiga huruf (iri), kata “yang” jadi “y”, atau “dengan” (d), kata “dan” cuma “n”.

Metoda itu lebih praktis dan lebih cepat sekian detik dari huruf biasa. Jika sudah membentuk suku kata atau kalimat, orang menganggap aksara Sunda atau Jawa. Tak jarang pula, dinilai sebagai mirip tulisan dokter !

Penyanyi “Story Book Children” Sandra Reemer pun melonjak. Bahkan sempat terbengong, saat Yoyo Dasriyo mewawancarainya di Den Pasar, Bali (1981), dengan menggunakan Stenografi. (Foto: alm. Denny Sabri)

Penyanyi “Story Book Children” Sandra Reemer pun melonjak. Bahkan sempat terbengong, saat Yoyo Dasriyo mewawancarainya di Den Pasar, Bali (1981), dengan menggunakan Stenografi. (Foto: alm. Denny Sabri)

 

 

Namun Stenografi memiliki karakteristik bentuk huruf spesifik. Saya kenali dan pelajari Stenografi versi J Paat di sekolah kejuruan ekonomi Garut (1968). Steno lainnya versi Karundeng. Di masa sekolah pun, Steno bukan mata pelajaran yang banyak diminati.

Bahkan, terkesan sebagai mata pelajaran yang kurang bersahabat. Salah satu pembelajarannya adalah “Pak Guru” membacakan surat transaksi barang, yang harus disalin seutuhnya dengan huruf Steno.

Tetapi penulisan Steno mesti lebih cepat selesai, sebelum guru tuntas mendiktekan teks suratnya. Penguasaan tulisan cepat itu, sejak lama difokuskan untuk pembekalan siswa berprofesi sekretaris di perkantoran, atau jika kelak menjadi wartawan.

Dengan Steno, seorang sekretaris bisa menangkap cepat, tugas yang harus dicatat dari pimpinannya. Profesi wartawan pun membutuhkan kecepatan menulis di lapangan, saat mewawancarai narasumbernya.

Bagi saya, Steno memahatkan kenangan unik! Pasalnya, Bpk Drs Endang Saefudin – guru Steno di sekolah, selalu menjuluki saya sebagai wartawan… Itu terjadi setiap saya ditugaskan menulis steno di papan tulis, karena dinilai unggul ber-Steno…! (Bersambung)

Kontak Iklan Fokus Jabar



One thought on “Stenografi, Tulisan Antik yang Identik dengan Jurnalistik (Bagian I)

  1. Ghany Berkata

    Sebagai jurnalis sepertinya saya membutuhkan keterampilan menulis stenografi. Untuk berjaga-jaga jika sewaktu-waktu recorder tidak berfungsi karena batere habis atau lainnya. Terima kasih atas postingnya.

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Revitalisasi Gasibu

Revitalisasi Kawasan Gasibu, Mimpi Aher Enam Tahun Lalu

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Kepala Biro Humas dan Protokoler Umum Provinsi Jawa Barat Ruddy Gandakusumah mengungkapkan, revitalisasi kawasan Gasibu merupakan mimpi Gubernur...

Selengkapnya
Kabag Ekonomi Setda Garut RM. Aliyuddin (poto Deni Rinjani)

Wew! Utang Raskin Kabupaten Garut Mencapai Rp2,5 M

GARUT, FOKUSJabar.com: Kabag Ekonomi Setda Kabupaten Garut RM Aliyudin mengungkapkan, utang Raskin Kabupaten Garut mencapai Rp2,5 milyar pada akhir Agustus. Menurut...

Selengkapnya
Penggerebekan Warga yang positif menggunakan narkoba (Foto : Adi)

Mabes Polri Amankan 30 WNA di Bandung, 14 Orang Positif Memakai Narkoba

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Kabareskrim Polri Komjen Budi Waseso mengungkapkan, ada 30 warga negara asing (WNA) diamankan dari rumah nomor 8 di komplek Setraduta,...

Selengkapnya
Tiga pemuda selundupkan narkoba di PN Kelas 1A Bandung (Foto : Adi)

Selundupkan Narkoba di PN Kelas 1 A Bandung, Tiga Pemuda Ini Diciduk

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Petugas pengawal tahanan dari Kejaksaan Negeri Bandung dibantu aparat Polrestabes Bandung menangkap tiga pemuda yang kedapatan mengedarkan...

Selengkapnya
(kemendagri, Foto : net)

Duh! Surat Edaran Kemendagri Merugikan?

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.com: Surat edaran Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait Undang-undang nomor 23 tahun 2014 dikeluhkan sejumlah anggota DPRD Kabupaten...

Selengkapnya
ilustrasi : net

Pemkot Bandung Rumuskan Pendidikan Karakter di Lingkungan Sekolah

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengungkapkan, pihaknya bersama Disdik Kota Bandung tengah merumuskan kurikulum pendidikan karakter di Kota...

Selengkapnya
ilustrasi : net

Aher Optimistis Kondisi Ekonomi Jabar Tetap Baik

GARUT,FOKUSJabar.com: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) optomistis bahwa kondisi perekonomian Jabar akan tetap baik seiring peningkatan serapan APBD. Demikian...

Selengkapnya
Belasan Kios Pasar Caringin Kebakaran

Belasan Kios Pasar Caringin Kebakaran

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Belasan kios di pasar Caringin Kota Bandung kebakaran, Rabu (26/08/2015) siang tadi. Sedikitnya 12 kios ludes pada peristiwa kebakaran...

Selengkapnya
telan-140-miliaran-rupiah-ini-lho-tampi-75c8da

Bentuk Pemborosan Baru, Web Revolusi Mental Telan 140 Milyaran Rupiah

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) pada Senin (24/8/2015) resmi meluncurkan situs Gerakan Nasional...

Selengkapnya
rupiah dolar ceng

Rupiah Melemah, Aher Minta Masyarakat Tidak Panik

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) meminta masyarakat tidak panik menghadapi masalah ekonomi saat ini. Kaitannya dengan melemahnya rupiah...

Selengkapnya

Mojang Jajaka Kabupaten Ciamis

%d blogger menyukai ini: