Stenografi, Tulisan Antik yang Identik dengan Jurnalistik (Bagian I) - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Senin, 20 Juni 2016
Search

Stenografi, Tulisan Antik yang Identik dengan Jurnalistik (Bagian I)

Oleh Yoyo Dasriyo (Anggota PWI Garut, Wartawan senior film dan musik) *Dipersembahkan untuk Hari Pers Nasional 9 Februari

01a Yoyo DasriyoPernah kenal Stenografi? Dalam kekinian, bentuk tulisan itu terlanjur dianggap asing. Metoda tulisan ringkas dan cepat yang identik dengan pelaku jurnalistik itu, terkubur dari kancah kewartawanan.

Tragis, wartawan pengguna Stenografi di Jawa Barat pun, terkabar hanya tinggal dua orang. Di Garut dan di Bogor. Saat taperecorder kian kental dengan profesi wartawan, harga penguasaan huruf Stenografi pun jadi langka dan klasik!

Memang, sejak lama saya terbiasa menulis dengan Stenografi yang populer disebut Steno. Tahun 1981 aktor kondang merangkap sutradara film nasional (alm) Sophan Sophiaan, seketika melonjak kaget.

Siang itu, perbincangan di ruangan tamu PT “Garuda Film”, mendadak terhenti. “Giiila…! Anda masih bisa nulis steno..? Saya benar-benar ngiri. Saya jadi ingat waktu sekolah. Dulu ingin sekali bisa nulis pake steno, tapi ‘nggak pernah bisa….! Benar, saya ‘nggak bisa-bisa..” ungkap sang aktor sambil berdecak kagum.

Di luar dugaan, Steno yang saya gunakan saat mencatat wawancara ke dalam notes, membikin Sophan Sophiaan terpana. Pada perjumpaan di Den Pasar, Bali, Sandra Reemers pun tersentak. Penyanyi internasional yang melegenda dengan lagu “Story Book Children” itu, ternganga dan bergeleng kepala.

Artis yang semula mengira saya menulis dengan huruf Arab itu, lalu mengaku baru pertamakali diwawancarai wartawan menggunakan tulisan Steno.

Stenografi dikenal sebagai tulisan ringkas dan cepat. Tetapi sebenarnya, cepat bukan karena kecepatan gerakan menulis. Justru, karena bentuk hurufnya yang praktis. Tidak harus menuturi rangkaian seperti huruf biasa.

Dikuatkan lagi dengan ketentuan ringkasan yang diberlakukan. Sebagai contoh penulisan kata “saya”, dalam Steno.cukup dengan satu huruf saja (s). “Sendiri” ditulis tiga huruf (iri), kata “yang” jadi “y”, atau “dengan” (d), kata “dan” cuma “n”.

Metoda itu lebih praktis dan lebih cepat sekian detik dari huruf biasa. Jika sudah membentuk suku kata atau kalimat, orang menganggap aksara Sunda atau Jawa. Tak jarang pula, dinilai sebagai mirip tulisan dokter !

Penyanyi “Story Book Children” Sandra Reemer pun melonjak. Bahkan sempat terbengong, saat Yoyo Dasriyo mewawancarainya di Den Pasar, Bali (1981), dengan menggunakan Stenografi. (Foto: alm. Denny Sabri)

Penyanyi “Story Book Children” Sandra Reemer pun melonjak. Bahkan sempat terbengong, saat Yoyo Dasriyo mewawancarainya di Den Pasar, Bali (1981), dengan menggunakan Stenografi. (Foto: alm. Denny Sabri)

 

 

Namun Stenografi memiliki karakteristik bentuk huruf spesifik. Saya kenali dan pelajari Stenografi versi J Paat di sekolah kejuruan ekonomi Garut (1968). Steno lainnya versi Karundeng. Di masa sekolah pun, Steno bukan mata pelajaran yang banyak diminati.

Bahkan, terkesan sebagai mata pelajaran yang kurang bersahabat. Salah satu pembelajarannya adalah “Pak Guru” membacakan surat transaksi barang, yang harus disalin seutuhnya dengan huruf Steno.

Tetapi penulisan Steno mesti lebih cepat selesai, sebelum guru tuntas mendiktekan teks suratnya. Penguasaan tulisan cepat itu, sejak lama difokuskan untuk pembekalan siswa berprofesi sekretaris di perkantoran, atau jika kelak menjadi wartawan.

Dengan Steno, seorang sekretaris bisa menangkap cepat, tugas yang harus dicatat dari pimpinannya. Profesi wartawan pun membutuhkan kecepatan menulis di lapangan, saat mewawancarai narasumbernya.

Bagi saya, Steno memahatkan kenangan unik! Pasalnya, Bpk Drs Endang Saefudin – guru Steno di sekolah, selalu menjuluki saya sebagai wartawan… Itu terjadi setiap saya ditugaskan menulis steno di papan tulis, karena dinilai unggul ber-Steno…! (Bersambung)

Jangan Lupa Bagikan Artikel ini :
  • Facebook
  • email
  • StumbleUpon
  • LinkedIn
  • Myspace
  • Reddit



One thought on “Stenografi, Tulisan Antik yang Identik dengan Jurnalistik (Bagian I)

  1. Ghany Berkata

    Sebagai jurnalis sepertinya saya membutuhkan keterampilan menulis stenografi. Untuk berjaga-jaga jika sewaktu-waktu recorder tidak berfungsi karena batere habis atau lainnya. Terima kasih atas postingnya.

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

20160605_125053_resized

Tergeser Teknologi, Telpon Umum Koin Tinggal Kenangan

GARUT, FOKUSJabar.com: Telpon umum koin merupakan salah satu sarana komunikasi idaman seluruh masyarakat. Khususnya para kawula muda, telpon umum tersebut sebagai alat...

Selengkapnya
pasir putih pangandaran tercemar

Pemandangan Bawah Laut di Pantai Pasir Putih Pangandaran Tak Lagi Bisa Dinikmati

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Keberadaan bangkai kapal ilegal fishing MV Viking di kawasan Pasir Putih Pantai Pangandaran telah merusak ekosistem laut. Taman Laut yang...

Selengkapnya
Bangkai Kapal MV Viking

Tumpahnya Pelumas dan BBM dari Bangkai Kapal MV Viking Belum Tertangani

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Tumpahnya Pelumas dan BBM yang berasal dari bangkai Kapal MV Viking, hingga hari ini, Minggu (19/6/2016) masih berlangsung. Dari pantauan...

Selengkapnya
pelepasan kontingen Porwanas (foto by Ageng)

Lepas Kontingen Porwanas XII Jabar, Gubernur Berharap Hattrick Juara di 2016

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Gubernur Jawa Barat H Ahmad Heryawan mengukuhkan sekaligus melepas Kontingen Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XII/2016 Jabar di...

Selengkapnya
IMG_20160618_100014

RMC Santuni Ratusan Yatim Piatu di Kecamatan Karangpawitan dan Bungbulang

GARUT, FOKUSJabar.com: Di Bulan Suci Ramadhan ini, Raden Marlan Centre (RMC) secara marathon memberikan santunan bagi anak yatim piatu dan para jompo di 42 Kecamatan...

Selengkapnya
Khofifah luncurkan t cash

Putus Mata Rantai Distribusi Pangan, Khofifah Luncurkan T-cash

BANDUNG BARAT,FOKUSJabar.com : Untuk memutus mata rantai pangan yang terlampau panjang, Muslimat Nahdlatul Ulama (MNU) bekerjasama dengan Telkomsel membuka layanan jual...

Selengkapnya
5182016151810

Pelumas dan BBM Tumpah, Pantai Pasir Putih Pangandaran Tercemar

PANGANDARAN,  FOKUSJabar.com : Pelumas dan BBM yang berasal dari Kapal MV Viking, saat ini membuat pencemaran yang luar biasa di perairan Pasir Putih Pantai Barat...

Selengkapnya
Kanit Reskrim Polsek Cijeungjing  Aiptu Radius Windu ( Kanan) Saat Memeriksa Pali Katir Pelaku Dukun Cabul

Agar Ilmunya Langgeng, Dukun Cabul Itu Gauli ABG

CIAMIS,FOK USJabar.com : Dukun cabul Pali Kasil (54) warga Pancoran Jakarta mengaku melakukan hubungan suami isteri tanpa paksaan dengan En (20) warga Kota Banjar....

Selengkapnya
Sangat memprihatinkan warga OTD Jatigede Sumedang yang direlokasi ke Dusun Cipondoh, Pawenang, Jatinunggal, Kabupaten Sumedang  harus menderita

Cerita Puasa Penuh Keprihatinan Korban OTD Jatigede Sumedang

SUMEDANG, FOKUSjabar.com: Jarum jam menunjukkan pukul 17.30. Sekitar 20 menit lagi adzan magrib berkumandang, tanda buka puasa tiba.Tapi Cicih (45) masih paciweuh...

Selengkapnya
Kepala Dinas Kesehatan Garut dr.Tenie Swara Rifai

Hati-hati, Garut KLB DBD

GARUT, FOKUSJabar.com : Selama Ramadan terjadi peningkatan penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Garut, dan sudah merupakan Kejadian LUar Biasa (KLB). Garut dapat...

Selengkapnya