Rabu, 10 Februari 2016
Search

Stenografi, Tulisan Antik yang Identik dengan Jurnalistik (Bagian I)

Oleh Yoyo Dasriyo (Anggota PWI Garut, Wartawan senior film dan musik) *Dipersembahkan untuk Hari Pers Nasional 9 Februari

01a Yoyo DasriyoPernah kenal Stenografi? Dalam kekinian, bentuk tulisan itu terlanjur dianggap asing. Metoda tulisan ringkas dan cepat yang identik dengan pelaku jurnalistik itu, terkubur dari kancah kewartawanan.

Tragis, wartawan pengguna Stenografi di Jawa Barat pun, terkabar hanya tinggal dua orang. Di Garut dan di Bogor. Saat taperecorder kian kental dengan profesi wartawan, harga penguasaan huruf Stenografi pun jadi langka dan klasik!

Memang, sejak lama saya terbiasa menulis dengan Stenografi yang populer disebut Steno. Tahun 1981 aktor kondang merangkap sutradara film nasional (alm) Sophan Sophiaan, seketika melonjak kaget.

Siang itu, perbincangan di ruangan tamu PT “Garuda Film”, mendadak terhenti. “Giiila…! Anda masih bisa nulis steno..? Saya benar-benar ngiri. Saya jadi ingat waktu sekolah. Dulu ingin sekali bisa nulis pake steno, tapi ‘nggak pernah bisa….! Benar, saya ‘nggak bisa-bisa..” ungkap sang aktor sambil berdecak kagum.

Di luar dugaan, Steno yang saya gunakan saat mencatat wawancara ke dalam notes, membikin Sophan Sophiaan terpana. Pada perjumpaan di Den Pasar, Bali, Sandra Reemers pun tersentak. Penyanyi internasional yang melegenda dengan lagu “Story Book Children” itu, ternganga dan bergeleng kepala.

Artis yang semula mengira saya menulis dengan huruf Arab itu, lalu mengaku baru pertamakali diwawancarai wartawan menggunakan tulisan Steno.

Stenografi dikenal sebagai tulisan ringkas dan cepat. Tetapi sebenarnya, cepat bukan karena kecepatan gerakan menulis. Justru, karena bentuk hurufnya yang praktis. Tidak harus menuturi rangkaian seperti huruf biasa.

Dikuatkan lagi dengan ketentuan ringkasan yang diberlakukan. Sebagai contoh penulisan kata “saya”, dalam Steno.cukup dengan satu huruf saja (s). “Sendiri” ditulis tiga huruf (iri), kata “yang” jadi “y”, atau “dengan” (d), kata “dan” cuma “n”.

Metoda itu lebih praktis dan lebih cepat sekian detik dari huruf biasa. Jika sudah membentuk suku kata atau kalimat, orang menganggap aksara Sunda atau Jawa. Tak jarang pula, dinilai sebagai mirip tulisan dokter !

Penyanyi “Story Book Children” Sandra Reemer pun melonjak. Bahkan sempat terbengong, saat Yoyo Dasriyo mewawancarainya di Den Pasar, Bali (1981), dengan menggunakan Stenografi. (Foto: alm. Denny Sabri)

Penyanyi “Story Book Children” Sandra Reemer pun melonjak. Bahkan sempat terbengong, saat Yoyo Dasriyo mewawancarainya di Den Pasar, Bali (1981), dengan menggunakan Stenografi. (Foto: alm. Denny Sabri)

 

 

Namun Stenografi memiliki karakteristik bentuk huruf spesifik. Saya kenali dan pelajari Stenografi versi J Paat di sekolah kejuruan ekonomi Garut (1968). Steno lainnya versi Karundeng. Di masa sekolah pun, Steno bukan mata pelajaran yang banyak diminati.

Bahkan, terkesan sebagai mata pelajaran yang kurang bersahabat. Salah satu pembelajarannya adalah “Pak Guru” membacakan surat transaksi barang, yang harus disalin seutuhnya dengan huruf Steno.

Tetapi penulisan Steno mesti lebih cepat selesai, sebelum guru tuntas mendiktekan teks suratnya. Penguasaan tulisan cepat itu, sejak lama difokuskan untuk pembekalan siswa berprofesi sekretaris di perkantoran, atau jika kelak menjadi wartawan.

Dengan Steno, seorang sekretaris bisa menangkap cepat, tugas yang harus dicatat dari pimpinannya. Profesi wartawan pun membutuhkan kecepatan menulis di lapangan, saat mewawancarai narasumbernya.

Bagi saya, Steno memahatkan kenangan unik! Pasalnya, Bpk Drs Endang Saefudin – guru Steno di sekolah, selalu menjuluki saya sebagai wartawan… Itu terjadi setiap saya ditugaskan menulis steno di papan tulis, karena dinilai unggul ber-Steno…! (Bersambung)

Jangan Lupa Bagikan Artikel ini :
  • Facebook
  • email
  • StumbleUpon
  • LinkedIn
  • Myspace
  • Reddit
Testimoni PT XL AXIATA Cirebon Kota Seduluruh Kabeh Iklan Ciamis



One thought on “Stenografi, Tulisan Antik yang Identik dengan Jurnalistik (Bagian I)

  1. Ghany Berkata

    Sebagai jurnalis sepertinya saya membutuhkan keterampilan menulis stenografi. Untuk berjaga-jaga jika sewaktu-waktu recorder tidak berfungsi karena batere habis atau lainnya. Terima kasih atas postingnya.

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Ilustrasi (Tempo.co)

Pemprov Jabar Cari Penyebab dan Antisipasi Gelombang PHK

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Menghadapi gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari sejumlah perusahaan ternama, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan pantau penyebabnya...

Selengkapnya
Ketua DPRD Pangandaran Iwan M Ridwan / Ketua Tim Pemenangan Pasangan Jihad.

Menunggu Jihad di Perbatasan, Warga Pangandaran Takan ke Gedung Sate

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Adanya kabar bahwa sedikitnya 50 bus sudah disiapkan untuk mengantarkan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran pasangan Jihad (Jeje...

Selengkapnya
Mengkonsumsi Air Tebing Ratusan Warga Panawangan Terserang Diare. (Foto: Husen)

Minum Air Tebing, Ratusan Warga di Panawangan Terkena Diare

CIAMIS, FOKUSJabar.com:  Sedikitnya 135 orang warga Dusun Sudimara Desa/Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis mengalami diare. Diduga diare menyerang setelah warga...

Selengkapnya
Aktivitas bongkar muat batu bara di Pelabuhan II Cirebon. Panji

Politik Tingkat Atas Sebabkan Batu Bara Sulit Ditutup

CIREBON, FOKUSJabar.com: DPRD Kota Cirebon memastikan ada kekuatan politik yang lebih besar sehingga mempengaruhi pemerintah pusat enggan menutup aktivitas bongkar muat...

Selengkapnya
Ilustrasi (web)

Aher Antisipasi Bencana Longsor di Selatan Jabar

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Kawasan Jawa Barat bagian selatan, mulai Pangandaran, Garut, Cianjur hingga Sukabumi menjadi daerah rawan bencana, dan Pemerintah Jawa Barat...

Selengkapnya
Longsor Citatah (Foto: Tri)

Jalan Nasional Bandung-Cianjur Terancam Putus

BANDUNG BARAT,FOKUSJabar.com : Jalan nasional yang menghubungkan Bandung-Cianjur terancam putus akibat bencana longsor di pinggir Jalan Raya Bandung-Cianjur, tepatnya...

Selengkapnya
hari-pers-nasional

Dewan Pers Berikan Anugerah Adinegoro di Hari Pers Nasional 2016

LOMBOK TENGAH, FOKUSJabar.com: Di Hari Pers Nasional 2016 yang diselenggarakan di Lombok hari ini, Selasa (9/2/2016), Ketua Dewan Pers, Bagir Manan, menyerahkan Anugerah...

Selengkapnya
ILustrasi

Ledakan Pengeboran Minyak di Majalengka Tewaskan Pekerja

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Insiden kebakaran dalam kegiatan RIG kontrak Pumpindo PEP-08 di Sumur RDG-47 Jatibarang Field desa Cidenok, Kecamatan Sumber Jaya, Kabupaten...

Selengkapnya
Jokowi di jepang

Jokowi Hingga SBY Ucapkan Selamat Tahun Baru Imlek

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Hari ini, Senin (8/2/2016) jatuh sebagai Tahun Baru Imlek bagi masyarakat Tionghoa di seluruh Indonesia. Hari imlek ini pun juga diucapkan...

Selengkapnya
google

Beginilah Google Jika Dia adalah Manusia

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Google adalah sarana dimana semua orang selalu menanyakan hal apapun yang semua manusia tanyakan. Berbagai jenis pertanyaan sanggup dijawabnya...

Selengkapnya