Share This Post

Google1GoogleYahooBlogger

Logo-fokus-ginding

Portal berita digital ini berada di bawah naungan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Jawa Barat, dengan operasional teknis harian dilaksanakan oleh Koperasi PWI Jabar.

Berdiri sejak 1 November 2012, FOKUSJabar.com adalah kanal informasi di Jawa Barat yang Kritis, Positif dan Etis, seiring kehadiran sekitar 1.400 anggota PWI Jabar yang umumnya siap mengabarkan informasi terdepan dari seluruh pelosok.

FOKUSJabar.com hadir bukan sekedar dengan kuantitas personel tadi, namun juga bertekad memberikan informasi terkini seputar Jabar yang penting, relevan dan bermanfaat.

Juga,akan menyajikan pelbagai informasi ringan yang beda, kreatif, dan mencerahkan guna menyeimbangkan kebutuhan informasi netizen (internet citizen).

Sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia, Jabar juga diproyeksikan akan memiliki netizen paling banyak.

Karena itulah, jejaring informasi yang terluas, terbesar namun bertanggungjawab menjadi pijakan FOKUSJabar.com. Hari ini, esok dan selamanya.

Walah! 3.000 Pemilih Tak Masuk DPT

Oleh: Solihin

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Panwaslu Jawa Barat menemukan hampir 3.000 pemilih tidak masuk dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap) Pilgub Jabar 2013.

“Di Kabupaten Majalengka ada sekitar 638 belum tercatat, Kota Bekasi 2.300 belum tercatat,” kata Ketua Panwaslu Jabar Ihat Subihat, dalam Diskusi Fair Play Dalam Pemilukada Jabar 2013, bersama Fordiskum dan PWI Jabar, di KPU Jabar, Jalan Garut No 11 Bandung, Kamis (31/1).

pilgub_jabar_cagub_cawagub

 

Dia mengaku bahwa yang dihadapi saat ini adalah tugas berat Panwaslu, yakni dalam penentuan DPT.

“Titik beratnya apakah DPT sudah benar,” katanya.

Adapun 3.000 pemilih tersebut baru terdeteksi di dua kabupaten/kota, dengan kata lain jika dilakukan penyisiran di 26 kabupaten/kota, bukan tidak mungkin akan ditemukan banyak yang tidak terdaftar.

Kendati begitu, jika semua pemilih dimasukan semua, belum tentu menyelesaikan masalah. Ihat juga menjelaskan bahwa fungsi Panwaslu Jabar adalah melakukan pencegahan, jadi jika sudah terjadi akan ditindaklanjuti.

“Pencegahan bukan berapa banyak yang sudah ditangani tapi bagaimana bisa dicegah,” jelasnya.

Intinya, Panwaslu bertugas mensukseskan Pilgub Jabar 2013 hingga tidak berkendala dan tidak terjadi pelanggaran. (NOER)