Share This Post

Google1GoogleYahooBlogger

Logo-fokus-ginding

Portal berita digital ini berada di bawah naungan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Jawa Barat, dengan operasional teknis harian dilaksanakan oleh Koperasi PWI Jabar.

Berdiri sejak 1 November 2012, FOKUSJabar.com adalah kanal informasi di Jawa Barat yang Kritis, Positif dan Etis, seiring kehadiran sekitar 1.400 anggota PWI Jabar yang umumnya siap mengabarkan informasi terdepan dari seluruh pelosok.

FOKUSJabar.com hadir bukan sekedar dengan kuantitas personel tadi, namun juga bertekad memberikan informasi terkini seputar Jabar yang penting, relevan dan bermanfaat.

Juga,akan menyajikan pelbagai informasi ringan yang beda, kreatif, dan mencerahkan guna menyeimbangkan kebutuhan informasi netizen (internet citizen).

Sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia, Jabar juga diproyeksikan akan memiliki netizen paling banyak.

Karena itulah, jejaring informasi yang terluas, terbesar namun bertanggungjawab menjadi pijakan FOKUSJabar.com. Hari ini, esok dan selamanya.

Satserse Narkoba Polres Garut Gulung Dua Jaringan Berbeda

Oleh : Agus Somantri

GARUT, FOKUSJabar.com : Satuan Reserse (Satserse) Narkoba Polres Garut berhasil menciduk lima orang pengedar dan pemakai narkoba dari dua jaringan yang berbeda.

Kasat Narkoba Polres Garut, AKP Nurjaman HS didampingi Kasubag Humas Polres Garut, Ipda Wien Christianingsih saat memperlihatkan barang bukti(Foto; Agus Somantri)

Kasat Narkoba Polres Garut, AKP Nurjaman HS didampingi Kasubag Humas Polres Garut, Ipda Wien Christianingsih saat memperlihatkan barang bukti
(Foto; Agus Somantri)

 

Kelima tersangka tersebut antara lain, Deni Sudirman alias Deden (54), warga Kampung Sukatani, Desa Lengkongjaya, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Endang Sutisna alias Esek (54), warga Kampung Bentar, Kelurahan Kota Wetan, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, dan Edi Sobari, warga Kampung Samangen, Desa Wanasari, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut.

Sedangkan tersangka lainnya yakni Wildan Austan, warga Kampung Simpang, Desa Simpangsari, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, dan Hen, warga Jalan Suherman, Desa Tarogong, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

Kasat Narkoba Polres Garut, AKP Nurjaman HS didampingi Kasubag Humas Polres Garut, Ipda Wien Christianingsih mengatakan, penangkapan terhadap tersangka Es (Esek) dilakukan berdasarkan laporan dari warga yang merasa curiga terhadap tindak tanduk Es yang diduga telah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika.

“Setelah mendapat laporan dari warga, kami pun melakukan pengintaian. Selanjutnya setelah dirasa cukup bukti, tersangka kami ciduk tanpa perlawanan di jalan Tegal Kurdi, Kelurahan Kota Wetan, Kec. Garut Kota, Kab.Garut, kamis (10/1/2013) sekitar pukul 16.30 WIB. Dari tangan tersangka, kami berhasil menyita barang bukti berupa tiga paket sedang dan satu paket kecil daun ganja yang dibungkus kertas koran dalam plastik hitam dari celana dalam yang dikenakan tersangka,” ujar Nurjaman di Mapolres Garut, Selasa (29/1/2013).

Saat dilakukan pemeriksaan, Es mengaku bahwa barang haram tersebut didapatnya dari Edi Sobari dan beberapa paket diantaranya sudah dijual kepada Deni Sudirman (Ds). Berdasarkan keterangan dari tersangka Es, hari itu juga petugas langsung memburu keduanya. Ds ditangkap sekitar pukul 21.00 WIB dengan barang bukti berupa tiga linting ganja yang dikemas dalam bungkus rokok kretek di teras rumahnya.

Sedangkan Edi Sobari ditangkap di rumahnya, Jumat (11/1/2013) atau keesokan harinya. Meskipun di tempat ini petugas tidak berhasil menemukan barang bukti karena seluruhnya sudah berpindah tangan ke Endang Sutisna, namun Edi Sobari tetap diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Selang beberapa hari kemudian, tepatnya Selasa (22/1/2013) petugas kembali menciduk jaringan lainnya yakni Wildan Austian di rumahnya sekitar pukul 13.30 WIB dan menyita barang bukti berupa satu paket sedang ganja kering dibungkus kertas koran di dalam kantung plastik hitam seberat 252,2 gram.

Setelah menciduk WA, selanjutnya petugas memburu dan menangkap Hen, tersangka lainnya pada hari yang sama sekitar pukul 17.00 WIB di rumahnya. Dari tangan Hen petugas menyita dua paket sedang ganja kering dibungkus lakban dan 5 linting ganja di dalam cangkang rokok dibungkus plastik bening.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini kelima tersangka terpaksa harus mendekam di balik jeruji besi Mapolres Garut guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Mereka dijerat pasal 111 ayat 1 subsider pasal 114 ayat 1 dengan ancaman hukuman 4 tahun ditambah denda Rp 10 milyar. (NOER)