Bagus! Koruptor Penghuni Sukamiskin Fasilitasnya Pukul Rata - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Selasa, 21 Februari 2017
Search

Bagus! Koruptor Penghuni Sukamiskin Fasilitasnya Pukul Rata




Oleh : M. Jatnika Sadili

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Tidak ada fasilitas istimewa bagi para narapidana korupsi di Lapas Sukamiskin Bandung, hanya ada kakus dan tempat tidur lipat dengan kamar ukuran 1×2 meter.

Narapidana kasus korupsi saat dipindahkan ke Lapas Sukamiskin Bandung (Foto: M Jatnika Sadili)

Narapidana kasus korupsi saat dipindahkan ke Lapas Sukamiskin Bandung (Foto: M Jatnika Sadili)

 

Demikian diungkapkan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham (Kementerian Hukum dan HAM) Jawa Barat, I Wayan Kusmiantha Dusak, di Lapas Sukamiskin, Jalan AH. Nasution Bandung, Rabu (16/1) malam.

“Jadi tidak ada perlakuan istimewa bagi mereka, bahkan tidak ada gordeng dan televisi, termasuk dilarang membawa barang elektronik. Listriknya harus dibayar negara dan kementerian juga tidak memperbolehkan itu,” tegasnya.

Dengan kata lain seluruh napi kasus korupsi diperlakukan sama, begitupun dengan 30 napi Tipikor (Tindak Pidana Korupsi) dari Jawa Timur yang saat ini menempati blok utara dengan kapasitas 150 orang.

Untuk diketahui, Lapas Sukamiskin kedatangan 30 koruptor pindahan dari Porong Jatim. Mereka dikirim ke Sukamiskin setelah Lapas tersebut ditetapkan sebagai Prodeonya para koruptor.

Nantinya narapidana non tipikor yang menghuni Lapas Sukamiskin, secara bertahap dipindahkan ke Lapas umum.

“Saat ini Sukamiskin dihuni 220 napi non tipikor, seharusnya penghuni non tipikor berjumlah 160 orang,” pungkasnya. (LIN)







Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Walikota banjar

Ini Dia 6 Balon Walikota Banjar Penantang Petahana

Siapakah calon walikota Banjar yang akan bersaing dengan H Ade Uu Sukaesih pada Pilkada Koya Banjar 2018? Ada empat nama yang munculk nama yang siap bersaing melawan...

Selengkapnya

PDAM Tirta Intan Garut Ditinggalkan Dua Karyawan Terbaiknya

GARUT, FOKUSJabar.com : Selasa, 21 Februari 2017, keluarga besar Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Intan Garut ditinggalkan dua orang karyawan terbaiknya karena ...

Selengkapnya

Mobil Hantam Sepeda Motor di Jalan Sunda, Pemotor Tewas

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Media sosial heboh dengan munculnya video tabrakan antara sepeda motor dengan mobil di Kota Bandung. Dalam video berdurasi sekitar 1 menit yang...

Selengkapnya

Komite Hijau: Garut Daerah Terkotor se NKRI?

GARUT, FOKUSJabar.com : Jelang Hari Sampah Nasional (HSN) yang jatuh pada Selasa (21/2/2017) besok, tumpukan sampah di wilayah Kabupaten Garut masih nampak terlihat....

Selengkapnya

Kapolda Jabar Minta Masyarakat Tak Ikut Aksi 212 Besok, Diduga Bermuatan Politik

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kapolda Jawa Barat, Inspektur Jendral Anton Charliyan mengimbau warga Jabar untuk tidak mengikuti aksi damai 212 besok di Jakarta. Jendral...

Selengkapnya

Tolak Sertifikasi Ulama, FUI Geruduk DPRD Garut

GARUT, FOKUSJabar.com : Puluhan santri dan ulama yang tergabung dalam Forum Umat Islam Garut (FUI), Senin (20/2/2017) menggeruduk Gedung DPRD Garut, mereka meminta agar...

Selengkapnya

Deklarasi #BDGHantamHoax Jangan Hanya Seremonial Belaka‎

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengapresiasi deklarasi #BDGHantamHoax yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung di Alun-alun Bandung,...

Selengkapnya

Ajukan Saksi Pro Rizieq, Polda Jabar Berikan Waktu Hingga Kamis

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Penyidik Polda Jabar meminta Rizieq Shihab dan Tim Kuasa Hukumnya segera mengajukan nama saksi ahli yang meringankan. Pengajuan saksi ahli itu...

Selengkapnya

Penyebab Amblas Akses Kuningan-Majalengka

CIREBON, FOKUSJabar.com: Terputusnya akses utama Jalan Nasional di Kabupaten Kuningan di Dusun Kliwon Desa Kawah, Kecamatan Darma membuat warga harus mencari jalan...

Selengkapnya

Keponakan Bupati Cirebon Kena OTT

CIREBON, FOKUSJabar.com: Belum lama ini jajaran Polres Cirebon dan tim Saber Pungli melakukan operasi tangkap tangan (OTT) kepada empat pegawai Dinas Kependudukan dan...

Selengkapnya