Share This Post

Google1GoogleYahooBlogger

Logo-fokus-ginding

Portal berita digital ini berada di bawah naungan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Jawa Barat, dengan operasional teknis harian dilaksanakan oleh Koperasi PWI Jabar.

Berdiri sejak 1 November 2012, FOKUSJabar.com adalah kanal informasi di Jawa Barat yang Kritis, Positif dan Etis, seiring kehadiran sekitar 1.400 anggota PWI Jabar yang umumnya siap mengabarkan informasi terdepan dari seluruh pelosok.

FOKUSJabar.com hadir bukan sekedar dengan kuantitas personel tadi, namun juga bertekad memberikan informasi terkini seputar Jabar yang penting, relevan dan bermanfaat.

Juga,akan menyajikan pelbagai informasi ringan yang beda, kreatif, dan mencerahkan guna menyeimbangkan kebutuhan informasi netizen (internet citizen).

Sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia, Jabar juga diproyeksikan akan memiliki netizen paling banyak.

Karena itulah, jejaring informasi yang terluas, terbesar namun bertanggungjawab menjadi pijakan FOKUSJabar.com. Hari ini, esok dan selamanya.

Bagus! Koruptor Penghuni Sukamiskin Fasilitasnya Pukul Rata

Oleh : M. Jatnika Sadili

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Tidak ada fasilitas istimewa bagi para narapidana korupsi di Lapas Sukamiskin Bandung, hanya ada kakus dan tempat tidur lipat dengan kamar ukuran 1×2 meter.

Narapidana kasus korupsi saat dipindahkan ke Lapas Sukamiskin Bandung (Foto: M Jatnika Sadili)

Narapidana kasus korupsi saat dipindahkan ke Lapas Sukamiskin Bandung (Foto: M Jatnika Sadili)

 

Demikian diungkapkan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham (Kementerian Hukum dan HAM) Jawa Barat, I Wayan Kusmiantha Dusak, di Lapas Sukamiskin, Jalan AH. Nasution Bandung, Rabu (16/1) malam.

“Jadi tidak ada perlakuan istimewa bagi mereka, bahkan tidak ada gordeng dan televisi, termasuk dilarang membawa barang elektronik. Listriknya harus dibayar negara dan kementerian juga tidak memperbolehkan itu,” tegasnya.

Dengan kata lain seluruh napi kasus korupsi diperlakukan sama, begitupun dengan 30 napi Tipikor (Tindak Pidana Korupsi) dari Jawa Timur yang saat ini menempati blok utara dengan kapasitas 150 orang.

Untuk diketahui, Lapas Sukamiskin kedatangan 30 koruptor pindahan dari Porong Jatim. Mereka dikirim ke Sukamiskin setelah Lapas tersebut ditetapkan sebagai Prodeonya para koruptor.

Nantinya narapidana non tipikor yang menghuni Lapas Sukamiskin, secara bertahap dipindahkan ke Lapas umum.

“Saat ini Sukamiskin dihuni 220 napi non tipikor, seharusnya penghuni non tipikor berjumlah 160 orang,” pungkasnya. (LIN)