Cetarrr! Kue Balok Setengah Matang Ala Kang Didin di Pajajaran, Bandung (Bagian I) - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Rabu, 28 Juni 2017
Search

Cetarrr! Kue Balok Setengah Matang Ala Kang Didin di Pajajaran, Bandung (Bagian I)




Oleh: Muhammad Sufyan

BANDUNG, FOKUSJABAR.COM: Entah ‘ulah’ siapa yang menghadirkan kue balok –kadang disebut juga kue jibeuhh/hiji oge sebeuh— di Tatar Sunda ini, namun sejarah kali ini tak begitu penting.

Sebagian menyebutnya berasal dari Garut, tapi banyak juga yang bersikukuh asli dari Bandung. Namun otentikasi historis ini tak lagi relevan jika menyantap kue balok setengah mateng Kang Didin asal Pajajaran, Kota Bandung.

Sebelah kiri, kue balok setengah matang rasa keju dan kue balok matang coklat ditemani wedang ronde. (Foto: Muhammad Sufyan)

Sebelah kiri, kue balok setengah matang rasa keju dan kue balok matang coklat ditemani wedang jahe. (Foto: Muhammad Sufyan)

 




Berlokasi depan sebuah bengkel ban mobil dan persis depan Bimbingan Belajar SSC (atau sekira 2 km dari lampu Merah menuju Bandara Hussein Sastranegara), kue balok yang satu ini layak disebut sebagai jawara-nya di Kota Kembang.

Betapa tidak. Dengan ukuran sekitar 5cm x 2cm, balok ini memang lebih mungil dari biasanya. Namun, panggangan yang pas dipadu rasa yang tak begitu giung, malah bisa membuat orang doyan menyantap kue yang disebut-sebut ‘satu saja sudah kenyang’ ini.

Tak bikin eneg, tidak benar-benar membuat kenyang, karena kelezatannya cenderung bikin orang ingin makan lagi. Memang paling pas datang ke sini dengan perut sepenuhnya kosong, jadi si balok terigu satu ini jadi pengganti nasi. Toh sama-sama karbohidrat.

Kios yang sudah berdiri sejak tahun 1967 ini memang memperlihatkan jam terbang mereka dalam membuat kue balok. Takaran api yang pas menjadi kunci mengapa rekahan terigu kue balok satu ini demikian menggiurkan liur.

Rekahan tersebut kemudian dibalur  cairan kombinasi keju, susu cair manis, dan (mungkin) sedikit adonan kue di atasnya. Walhasil, kue balok setengah matang di sini, menurut penulis, lebih direkomendasikan daripada yang sudah matang betul.

Begitu disantap, sensasi cairan memenuhi mulut dicampur “daging” kue-nya itu sendiri. Ini membuat tenggorokan tak langsung penuh dan menghantarkan efek kenyang ke otak, seperti ketika kita makan kue balok matang pada umumnya.

Si setengah matang ini juga terasa jadi lebih lembek disantap. Ya, semacam kalau kita makan nasi ditemani semangkuk kuah sup. Inilah yang membuat geraham kita tak perlu ekstra kerja selayaknya kita makan kue balok konvensional.

Parade kua balok Kang Didin di Jalan Abdurahman Saleh/Pajajaran Kota Bandung. (Foto: Muhammad Sufyan)

Parade kue balok Kang Didin di Jalan Abdurahman Saleh/Pajajaran Kota Bandung. (Foto: Muhammad Sufyan)

 

Memang semua akan bergantung selera. Namun pengalaman menyantap kue balok di berbagai kota di Jabar membuat pengalaman bersantap yang setengah matang di Kang Didin terasa lebih cetarr daripada  yang biasa.

Terlebih, ini juga menariknya, yang setengah matang ini dibanderol hanya Rp1.500 oleh Tomy Maulana (anak Kang Didin yang jadi penerus penjualan) sementara yang matang Rp2.500 per buah.

Variasi topping sendiri sudah mereka pikirkan. Jadi, baik versi setengah maupun matang, ada tawaran selain kue balok polos, juga ada rasa keju, coklat, kacang, kismis, hingga selai strawberry. Ajibb pisan! 

Tentu saja, kios yang buka dari sore hingga rata-rata jam 02.00 ini, tak lupa menyertakan sejumlah minuman pelengkap yang pas mengusir malam berangin sepi nan galau di malam hari. Mulai dari kopi, teh manis, wedang jahe, teh telur, dst.

 

Jika kawan hendak malam mingguan yang syahdu tapi tak menguras bujet, bolehlah lokasi wisata kuliner ini dilirik. Tersedia meja kursi  sekedarnya di pinggir jalan yang cocok untuk mengobrol ngalor ngidul. Tentu, sambil santap kue balok setengah matang… (**)

 

 

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Jalan Menuju Objek Wisata di Garut Macet

GARUT, FOKUSJabar.com : Memasuki H+2 Hari Raya Idul Fitri 1438 H, jumlah kendaraan yang melintasi atau pu memasuki wilayah Kabupaten Garut terus mengalami peningkatan....

Selengkapnya

Yaris Seruduk Rumah, Satu Orang Tewas

GARUT, FOKUSJabar.com : Sebuah mobil Toyota Yaris berwarna hitam dengan Nopol B 1487 KMR menabrak salah satu rumah milik warga Kampung Pasirgoong, Desa Mulajaya,...

Selengkapnya

Tradisi Lebaran yang Terjaga Kelestariannya

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Hari raya Idul Fitri atau biasa disebut lebaran adalah hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal. Masyarakat Indonesia menyambutnya...

Selengkapnya
Pelantikan Serentak Kepala Daerah Digelar Pertengahan Februari

Mendagri Ancam Sanksi Bagi PNS Bolos Usai Libur Lebaran

FOKUSJabar.com: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta seluruh staf di kementeriannya dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) kembali bekerja pada...

Selengkapnya

Nekad Berenang di area larangan, Pengunjung Pangandaran Tewas

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com: Dalam waktu dua hari, dua nyawa wisatawan melayang di Pangandaran. Pengungunjung yang mengalami kecelakaan rata-rata mereka yang tidak...

Selengkapnya

Pantai Rancabuaya Mengganas, Dua Orang Asal Bandung jadi Korban

GARUT, FOKUSJabar.com : Pantai Rancabuaya, Kabupaten Garut kembali mengganas. Kini dua wisatawan asal Ciparay, Bandung hilang digulung ombak. Kedua korban tersebut...

Selengkapnya

Mendapat Remisi Idul Fitri, 2 Narapidana Lapas IIB Ciamis Bebas

CIAMIS, FOKUSJabar.com: Ratusan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis, pada hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah mendapat remisi. ” Total...

Selengkapnya

Korban Terdampak Banjir Bandang Garut Berlebaran di Tempat Pengungsian

GARUT, FOKUSJabar.com : Merayakan Lebaran adalah hal yang sangat membahagiakan bagi Umat Islam di dunia. Tradisinya, berkumpul dengan sanak saudara, saling tukar ampau...

Selengkapnya

Delman Tetap Beroperasi, Garut Dikepung Macet

GARUT, FOKUSJabar.com : Sehari menjelang hari raya Idul Fitri 1438 H sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Garut macet. Terlebih di malam takbiran, Kota Intan...

Selengkapnya

H-3, Kepadatan Jalur Selatan Meningkat 40 Persen

GARUT, FOKUSJabar.com : Suasana arus mudik Jalur Selatan Jabar, di Jalan Raya Limbangan, Malangbong menuju Tasikmalaya dan Jawa Tengah hingga H-3 terpantau padat....

Selengkapnya