Cetarrr! Kue Balok Setengah Matang Ala Kang Didin di Pajajaran, Bandung (Bagian I) - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Senin, 20 Juni 2016
Search

Cetarrr! Kue Balok Setengah Matang Ala Kang Didin di Pajajaran, Bandung (Bagian I)

Oleh: Muhammad Sufyan

BANDUNG, FOKUSJABAR.COM: Entah ‘ulah’ siapa yang menghadirkan kue balok –kadang disebut juga kue jibeuhh/hiji oge sebeuh— di Tatar Sunda ini, namun sejarah kali ini tak begitu penting.

Sebagian menyebutnya berasal dari Garut, tapi banyak juga yang bersikukuh asli dari Bandung. Namun otentikasi historis ini tak lagi relevan jika menyantap kue balok setengah mateng Kang Didin asal Pajajaran, Kota Bandung.

Sebelah kiri, kue balok setengah matang rasa keju dan kue balok matang coklat ditemani wedang ronde. (Foto: Muhammad Sufyan)

Sebelah kiri, kue balok setengah matang rasa keju dan kue balok matang coklat ditemani wedang jahe. (Foto: Muhammad Sufyan)

 

Berlokasi depan sebuah bengkel ban mobil dan persis depan Bimbingan Belajar SSC (atau sekira 2 km dari lampu Merah menuju Bandara Hussein Sastranegara), kue balok yang satu ini layak disebut sebagai jawara-nya di Kota Kembang.

Betapa tidak. Dengan ukuran sekitar 5cm x 2cm, balok ini memang lebih mungil dari biasanya. Namun, panggangan yang pas dipadu rasa yang tak begitu giung, malah bisa membuat orang doyan menyantap kue yang disebut-sebut ‘satu saja sudah kenyang’ ini.

Tak bikin eneg, tidak benar-benar membuat kenyang, karena kelezatannya cenderung bikin orang ingin makan lagi. Memang paling pas datang ke sini dengan perut sepenuhnya kosong, jadi si balok terigu satu ini jadi pengganti nasi. Toh sama-sama karbohidrat.

Kios yang sudah berdiri sejak tahun 1967 ini memang memperlihatkan jam terbang mereka dalam membuat kue balok. Takaran api yang pas menjadi kunci mengapa rekahan terigu kue balok satu ini demikian menggiurkan liur.

Rekahan tersebut kemudian dibalur  cairan kombinasi keju, susu cair manis, dan (mungkin) sedikit adonan kue di atasnya. Walhasil, kue balok setengah matang di sini, menurut penulis, lebih direkomendasikan daripada yang sudah matang betul.

Begitu disantap, sensasi cairan memenuhi mulut dicampur “daging” kue-nya itu sendiri. Ini membuat tenggorokan tak langsung penuh dan menghantarkan efek kenyang ke otak, seperti ketika kita makan kue balok matang pada umumnya.

Si setengah matang ini juga terasa jadi lebih lembek disantap. Ya, semacam kalau kita makan nasi ditemani semangkuk kuah sup. Inilah yang membuat geraham kita tak perlu ekstra kerja selayaknya kita makan kue balok konvensional.

Parade kua balok Kang Didin di Jalan Abdurahman Saleh/Pajajaran Kota Bandung. (Foto: Muhammad Sufyan)

Parade kue balok Kang Didin di Jalan Abdurahman Saleh/Pajajaran Kota Bandung. (Foto: Muhammad Sufyan)

 

Memang semua akan bergantung selera. Namun pengalaman menyantap kue balok di berbagai kota di Jabar membuat pengalaman bersantap yang setengah matang di Kang Didin terasa lebih cetarr daripada  yang biasa.

Terlebih, ini juga menariknya, yang setengah matang ini dibanderol hanya Rp1.500 oleh Tomy Maulana (anak Kang Didin yang jadi penerus penjualan) sementara yang matang Rp2.500 per buah.

Variasi topping sendiri sudah mereka pikirkan. Jadi, baik versi setengah maupun matang, ada tawaran selain kue balok polos, juga ada rasa keju, coklat, kacang, kismis, hingga selai strawberry. Ajibb pisan! 

Tentu saja, kios yang buka dari sore hingga rata-rata jam 02.00 ini, tak lupa menyertakan sejumlah minuman pelengkap yang pas mengusir malam berangin sepi nan galau di malam hari. Mulai dari kopi, teh manis, wedang jahe, teh telur, dst.

 

Jika kawan hendak malam mingguan yang syahdu tapi tak menguras bujet, bolehlah lokasi wisata kuliner ini dilirik. Tersedia meja kursi  sekedarnya di pinggir jalan yang cocok untuk mengobrol ngalor ngidul. Tentu, sambil santap kue balok setengah matang… (**)

 

 

 

Jangan Lupa Bagikan Artikel ini :
  • Facebook
  • email
  • StumbleUpon
  • LinkedIn
  • Myspace
  • Reddit



Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

20160605_125053_resized

Tergeser Teknologi, Telpon Umum Koin Tinggal Kenangan

GARUT, FOKUSJabar.com: Telpon umum koin merupakan salah satu sarana komunikasi idaman seluruh masyarakat. Khususnya para kawula muda, telpon umum tersebut sebagai alat...

Selengkapnya
pasir putih pangandaran tercemar

Pemandangan Bawah Laut di Pantai Pasir Putih Pangandaran Tak Lagi Bisa Dinikmati

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Keberadaan bangkai kapal ilegal fishing MV Viking di kawasan Pasir Putih Pantai Pangandaran telah merusak ekosistem laut. Taman Laut yang...

Selengkapnya
Bangkai Kapal MV Viking

Tumpahnya Pelumas dan BBM dari Bangkai Kapal MV Viking Belum Tertangani

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Tumpahnya Pelumas dan BBM yang berasal dari bangkai Kapal MV Viking, hingga hari ini, Minggu (19/6/2016) masih berlangsung. Dari pantauan...

Selengkapnya
pelepasan kontingen Porwanas (foto by Ageng)

Lepas Kontingen Porwanas XII Jabar, Gubernur Berharap Hattrick Juara di 2016

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Gubernur Jawa Barat H Ahmad Heryawan mengukuhkan sekaligus melepas Kontingen Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XII/2016 Jabar di...

Selengkapnya
IMG_20160618_100014

RMC Santuni Ratusan Yatim Piatu di Kecamatan Karangpawitan dan Bungbulang

GARUT, FOKUSJabar.com: Di Bulan Suci Ramadhan ini, Raden Marlan Centre (RMC) secara marathon memberikan santunan bagi anak yatim piatu dan para jompo di 42 Kecamatan...

Selengkapnya
Khofifah luncurkan t cash

Putus Mata Rantai Distribusi Pangan, Khofifah Luncurkan T-cash

BANDUNG BARAT,FOKUSJabar.com : Untuk memutus mata rantai pangan yang terlampau panjang, Muslimat Nahdlatul Ulama (MNU) bekerjasama dengan Telkomsel membuka layanan jual...

Selengkapnya
5182016151810

Pelumas dan BBM Tumpah, Pantai Pasir Putih Pangandaran Tercemar

PANGANDARAN,  FOKUSJabar.com : Pelumas dan BBM yang berasal dari Kapal MV Viking, saat ini membuat pencemaran yang luar biasa di perairan Pasir Putih Pantai Barat...

Selengkapnya
Kanit Reskrim Polsek Cijeungjing  Aiptu Radius Windu ( Kanan) Saat Memeriksa Pali Katir Pelaku Dukun Cabul

Agar Ilmunya Langgeng, Dukun Cabul Itu Gauli ABG

CIAMIS,FOK USJabar.com : Dukun cabul Pali Kasil (54) warga Pancoran Jakarta mengaku melakukan hubungan suami isteri tanpa paksaan dengan En (20) warga Kota Banjar....

Selengkapnya
Sangat memprihatinkan warga OTD Jatigede Sumedang yang direlokasi ke Dusun Cipondoh, Pawenang, Jatinunggal, Kabupaten Sumedang  harus menderita

Cerita Puasa Penuh Keprihatinan Korban OTD Jatigede Sumedang

SUMEDANG, FOKUSjabar.com: Jarum jam menunjukkan pukul 17.30. Sekitar 20 menit lagi adzan magrib berkumandang, tanda buka puasa tiba.Tapi Cicih (45) masih paciweuh...

Selengkapnya
Kepala Dinas Kesehatan Garut dr.Tenie Swara Rifai

Hati-hati, Garut KLB DBD

GARUT, FOKUSJabar.com : Selama Ramadan terjadi peningkatan penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Garut, dan sudah merupakan Kejadian LUar Biasa (KLB). Garut dapat...

Selengkapnya