Peranan BPD di Garut Belum Optimal - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Sabtu, 27 Mei 2017
Search

Peranan BPD di Garut Belum Optimal




Oleh: Bambang Fouristian

GARUT,FOKUSJABAR.COM: Camat Sukawening, Kab. Garut, U. Haerudin, menandaskan, keberadaan BPD (Badan Permusyawarahan Desa) yang tersebar di wilayahnya belum optimal dan sejalan dengan Pemdes (Pemerintahan Desa). Bahkan, belum menjelma serta teraplikasi dengan baik.

Menurutnya, produk BPD tersebut yang nota bene penghasil Perdes (Peraturan Desa) merupakan acuan atau haluan para Kades (Kepala Desa) dalam menjalankan roda pemerintahan.

Diharapkan, BPD yang baru bisa menghasilkan produk Perdes yang bisa bekerjasama dengan aparat desa sekaligus mendongkrak kembali swadaya yang keberadaannya nyaris tenggelam.

“Kami sudah mengajukan serta melaporkan keanggotaan BPD baru ke tingkat Kabupaten. Tinggal menunggu SK Surat Keputusan) saja,” terang Camat Haerudin.




Terkait peraturan baru, jumlah keanggotaan BPD maksimal 7 orang dan minimal 5 orang. Disesuaikan dengan luas dan kebutuhan Desa. Berbeda dengan peraturan lama berjumlah sebanyak 11 orang.

Ditekankan Camat, keberadaan BPD bisa seiring dan sejalan dengan Pemerintahan Desa juga dapat berinovatif serta yang paling penting punya kemauan untuk maju dan berkembang.

“ Jangan sampai muncul ungkapan tukcing (dibentuk cicing-red),” tutup camat Haerudin, berharap BPD bisa menjadi corong antar masyarakat dengan pihak Pemerintah Desa. (MSU)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Terkait Bom Kampung Melayu, Tiga Orang Diamankan Densus 88

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Tim Densus 88 Mabes Polri mengamankan tiga orang terduga teroris yang berkaitan dengan aksi bom bunuh diri, Rabu (24/5/2015) malam di Terminal...

Selengkapnya

ICMI Orwil Jabar Kutuk Pelaku Bom Bunuh Diri Kampung Melayu

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Bidang Hukum dan HAM Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Jawa Barat, Cecep Suhardiman mengutuk terjadinya bom bunuh diri...

Selengkapnya

Ini Kata Aher Soal Ledakan di Kampung Melayu

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengaku prihatin dan berbelasungkawa atas insiden yang terjadi di terminal Kampung Melayu, Jakarta,...

Selengkapnya

Olah TKP, Polisi Temukan Isi Panci di Bom Bunuh Diri Kampung Melayu

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Pasca ledakan bom panci bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta, Polisi langsung memeriksa lokasi kejadian. Selain buku dan struk kecil, polisi...

Selengkapnya

Raja & Ratu Swedia Kagum dengan Angklung dan Bobotoh Viking

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Dalam kunjungan pertama kali ke Indonesia, khususnya Kota Bandung, Raja Swedia Carl XVI Gustaf dan Ratu Silvia terpesona dengan alat musik...

Selengkapnya

Heboh! Terjadi Ledakan di Kampung Melayu Jakarta Timur, Diduga Bom Bunuh Diri

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Sebuah ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di sekitar Terminal Bus Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017) sekira pukul...

Selengkapnya

Proses Hukum Kasus Dugaan Pelecehan Lambang Negara Harus Tetap Berjalan

GARUT,  FOKUSJabar. com : Terkait dugaan kasus pelecehan lambang negara yang terpampang dalam spanduk yang dikeluarkan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik...

Selengkapnya

Tolak Jalan Tol ke BIJB, Bupati Majalengka akan Menghadap Presiden

MAJALENGKA, FOKUSJabar.com : Bupati Majalengka, Sutrisno tetap menolak pembangunan jalan tol menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, bahkan dalam...

Selengkapnya

Jelang Ramadhan, Harga Bawang Putih di Bandung Diluar Kendali

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pasar Anyar, Astana Anyar Kota Bandung didatangi Dinas Pangan dan Pertanian, Dinas Perdagangan dan Industri serta PD Pasar Bermartabat, Senin...

Selengkapnya

Pasar Rakyat Wanaraja Layak Diresmikan Presiden

GARUT, FOKUSJabar.com : Bupati Garut, Rudy Gunawan mengatakan, Pasar Rakyat Wanaraja layak diresmikan Presiden, pasalnya, Pasar Rakyat Wanaraja ini pembangunannya...

Selengkapnya