Share This Post

Google1GoogleYahooBlogger

Logo-fokus-ginding

Portal berita digital ini berada di bawah naungan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Jawa Barat, dengan operasional teknis harian dilaksanakan oleh Koperasi PWI Jabar.

Berdiri sejak 1 November 2012, FOKUSJabar.com adalah kanal informasi di Jawa Barat yang Kritis, Positif dan Etis, seiring kehadiran sekitar 1.400 anggota PWI Jabar yang umumnya siap mengabarkan informasi terdepan dari seluruh pelosok.

FOKUSJabar.com hadir bukan sekedar dengan kuantitas personel tadi, namun juga bertekad memberikan informasi terkini seputar Jabar yang penting, relevan dan bermanfaat.

Juga,akan menyajikan pelbagai informasi ringan yang beda, kreatif, dan mencerahkan guna menyeimbangkan kebutuhan informasi netizen (internet citizen).

Sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia, Jabar juga diproyeksikan akan memiliki netizen paling banyak.

Karena itulah, jejaring informasi yang terluas, terbesar namun bertanggungjawab menjadi pijakan FOKUSJabar.com. Hari ini, esok dan selamanya.

Wushh, Jalan di Bandung Lancar Jaya Siang Ini

Oleh : Ariez Riza Fauzy

BANDUNG, FOKUSJABAR.COM: Usai perayaan malam pergantian tahun, kawasan Car Free Night yang terpusat di jalan Ir. H. Juanda (Dago) terpantau relatif ramai lancar, Selasa (1/1) siang.

jl dago

Bandung cukup lengang siang ini, gambar diambil di kawasan Dago. (Foto: Ariez Rieza Fauzy)

Dari hasil pantauan FOKUSJabar.com, sepanjang jalan Dago saat ini relatif sepi dari kerumunan orang. Pasalnya kawasan ini sempat ditutup guna pemberlakuan sistem CFN jelang malam pergantian tahun.

Namun, beberapa Factory Outlet (FO) dipadati oleh pengunjung yang hendak berbelanja. Mayoritas pengunjung berasal dari luar kota Bandung. Hal ini tampak dari kendaraan yang berplat nomor polisi dari Jakarta.

Selain itu, beberapa orang ada juga yang memanfaatkan sepinya arus lalau lintas di kota Bandung dengan berjalan kaki. Sementara itu, dikawasan alun-alun Bandung terpantau ramai memadati area taman Mesjid Agung Kota Bandung.

Selain itu, terjadi penumpukan kendaraan di jalan Dewi Sartika, tepatnya didepan pusat perbelanjaan Yogya dari arah jalan Kepatihan.

Penumpukan ini terjadi karena angkutan kota yang berhenti di pertigaan Yogya Kepatihan secara berlapis, sehingga menyebabkan kendaraan di belakangnya tersendat dan hanya menyisakan dua jalur kendaraan.

Akibatnya fatal, antrean panjang terjadi hingga pertigaan dari arah Kebon Kalapa dan Jalan Pungkur. (MSU)