Tah Ieu! Sunda Menolak Pembunuhan Bahasa Daerah di Kurikulum 2013 - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Selasa, 21 Juni 2016
Search

Tah Ieu! Sunda Menolak Pembunuhan Bahasa Daerah di Kurikulum 2013

Oleh: Solihin

BANDUNG,FOKUSJABAR.COM: Ratusan massa pecinta budaya dan bahasa Sunda, berunjukrasa di halaman Gedung Sate, Jalan Diponegoro Bandung, Senin (31/12). Pagi ini.

Massa pecinta budaya dan bahasa Sunda saat berunjukrasa di halaman Gedung Sate (Foto: Solihin)

Massa pecinta budaya dan bahasa Sunda saat berunjukrasa di halaman Gedung Sate (Foto: Solihin)

Dalam aksinya mereka menolak kurikulum 2013 yang dinilai mempersempit pembelajaran bahasa daerah. Dimana satu-satunya peluang pengembangan bahasa daerah yakni pada Muatan Lokal di sekolah, diganti dengan seni budaya. Artinya bahasa daerah akan tergeser dalam kurikulum yang masih dalam tahap uji publik tersebut.

Koordinator aksi, Hadi AKS mengatakan bahwa aksi tersebut sebagai reaksi dari urang Sunda atas penolakan pembunuhan bahasa daerah di kurikulum 2013.

“Kalau forum dialog lainya tetap kami tempuh dan sudah berjalan,” kata Hadi disela aksinya.

Kendati nanti prosesnya diserahkan ke daerah masing-masing, namun tanpa rambu-rambu yang jelas dari pusat, pihaknya meragukan jika orang-orang daerah mengindahkannya. Hal itu dibuktikan dengan kenyataan, dimana pelajaran di daerah jauh dari harapan, terlebih di 2013 peluang tidak terbuka lagi.

“Akan rugi jika sebuah bahasa itu mati. Bahasa itu menjadi benteng dari sebuah etnis. Jadi jika dipersempit jalurnya, maka akan cepat mati,” tegasnya.

Aksi Sunda menolak pembunuhan bahasa daerah dalm kurikulum 2013 itu, di awali aksi teaterikal dari Saung Sastra Lembang. Dalam aksinya, saung sastra lembang menggebu menyuarakan dan mengajak pengunjung yang hadir di halaman Gedung Sate tetap menjaga bahasa Sunda.

“Urang ulah beakeun sora,” begitu seruan peserta teater.(**)

Jangan Lupa Bagikan Artikel ini :
  • Facebook
  • email
  • StumbleUpon
  • LinkedIn
  • Myspace
  • Reddit



Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

20160605_125053_resized

Tergeser Teknologi, Telpon Umum Koin Tinggal Kenangan

GARUT, FOKUSJabar.com: Telpon umum koin merupakan salah satu sarana komunikasi idaman seluruh masyarakat. Khususnya para kawula muda, telpon umum tersebut sebagai alat...

Selengkapnya
pasir putih pangandaran tercemar

Pemandangan Bawah Laut di Pantai Pasir Putih Pangandaran Tak Lagi Bisa Dinikmati

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Keberadaan bangkai kapal ilegal fishing MV Viking di kawasan Pasir Putih Pantai Pangandaran telah merusak ekosistem laut. Taman Laut yang...

Selengkapnya
Bangkai Kapal MV Viking

Tumpahnya Pelumas dan BBM dari Bangkai Kapal MV Viking Belum Tertangani

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Tumpahnya Pelumas dan BBM yang berasal dari bangkai Kapal MV Viking, hingga hari ini, Minggu (19/6/2016) masih berlangsung. Dari pantauan...

Selengkapnya
pelepasan kontingen Porwanas (foto by Ageng)

Lepas Kontingen Porwanas XII Jabar, Gubernur Berharap Hattrick Juara di 2016

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Gubernur Jawa Barat H Ahmad Heryawan mengukuhkan sekaligus melepas Kontingen Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XII/2016 Jabar di...

Selengkapnya
IMG_20160618_100014

RMC Santuni Ratusan Yatim Piatu di Kecamatan Karangpawitan dan Bungbulang

GARUT, FOKUSJabar.com: Di Bulan Suci Ramadhan ini, Raden Marlan Centre (RMC) secara marathon memberikan santunan bagi anak yatim piatu dan para jompo di 42 Kecamatan...

Selengkapnya
Khofifah luncurkan t cash

Putus Mata Rantai Distribusi Pangan, Khofifah Luncurkan T-cash

BANDUNG BARAT,FOKUSJabar.com : Untuk memutus mata rantai pangan yang terlampau panjang, Muslimat Nahdlatul Ulama (MNU) bekerjasama dengan Telkomsel membuka layanan jual...

Selengkapnya
5182016151810

Pelumas dan BBM Tumpah, Pantai Pasir Putih Pangandaran Tercemar

PANGANDARAN,  FOKUSJabar.com : Pelumas dan BBM yang berasal dari Kapal MV Viking, saat ini membuat pencemaran yang luar biasa di perairan Pasir Putih Pantai Barat...

Selengkapnya
Kanit Reskrim Polsek Cijeungjing  Aiptu Radius Windu ( Kanan) Saat Memeriksa Pali Katir Pelaku Dukun Cabul

Agar Ilmunya Langgeng, Dukun Cabul Itu Gauli ABG

CIAMIS,FOK USJabar.com : Dukun cabul Pali Kasil (54) warga Pancoran Jakarta mengaku melakukan hubungan suami isteri tanpa paksaan dengan En (20) warga Kota Banjar....

Selengkapnya
Sangat memprihatinkan warga OTD Jatigede Sumedang yang direlokasi ke Dusun Cipondoh, Pawenang, Jatinunggal, Kabupaten Sumedang  harus menderita

Cerita Puasa Penuh Keprihatinan Korban OTD Jatigede Sumedang

SUMEDANG, FOKUSjabar.com: Jarum jam menunjukkan pukul 17.30. Sekitar 20 menit lagi adzan magrib berkumandang, tanda buka puasa tiba.Tapi Cicih (45) masih paciweuh...

Selengkapnya
Kepala Dinas Kesehatan Garut dr.Tenie Swara Rifai

Hati-hati, Garut KLB DBD

GARUT, FOKUSJabar.com : Selama Ramadan terjadi peningkatan penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Garut, dan sudah merupakan Kejadian LUar Biasa (KLB). Garut dapat...

Selengkapnya