Tah Ieu! Sunda Menolak Pembunuhan Bahasa Daerah di Kurikulum 2013 - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Kamis, 25 Agustus 2016
Search

Tah Ieu! Sunda Menolak Pembunuhan Bahasa Daerah di Kurikulum 2013

Oleh: Solihin

BANDUNG,FOKUSJABAR.COM: Ratusan massa pecinta budaya dan bahasa Sunda, berunjukrasa di halaman Gedung Sate, Jalan Diponegoro Bandung, Senin (31/12). Pagi ini.

Massa pecinta budaya dan bahasa Sunda saat berunjukrasa di halaman Gedung Sate (Foto: Solihin)

Massa pecinta budaya dan bahasa Sunda saat berunjukrasa di halaman Gedung Sate (Foto: Solihin)

Dalam aksinya mereka menolak kurikulum 2013 yang dinilai mempersempit pembelajaran bahasa daerah. Dimana satu-satunya peluang pengembangan bahasa daerah yakni pada Muatan Lokal di sekolah, diganti dengan seni budaya. Artinya bahasa daerah akan tergeser dalam kurikulum yang masih dalam tahap uji publik tersebut.

Koordinator aksi, Hadi AKS mengatakan bahwa aksi tersebut sebagai reaksi dari urang Sunda atas penolakan pembunuhan bahasa daerah di kurikulum 2013.

“Kalau forum dialog lainya tetap kami tempuh dan sudah berjalan,” kata Hadi disela aksinya.

Kendati nanti prosesnya diserahkan ke daerah masing-masing, namun tanpa rambu-rambu yang jelas dari pusat, pihaknya meragukan jika orang-orang daerah mengindahkannya. Hal itu dibuktikan dengan kenyataan, dimana pelajaran di daerah jauh dari harapan, terlebih di 2013 peluang tidak terbuka lagi.

“Akan rugi jika sebuah bahasa itu mati. Bahasa itu menjadi benteng dari sebuah etnis. Jadi jika dipersempit jalurnya, maka akan cepat mati,” tegasnya.

Aksi Sunda menolak pembunuhan bahasa daerah dalm kurikulum 2013 itu, di awali aksi teaterikal dari Saung Sastra Lembang. Dalam aksinya, saung sastra lembang menggebu menyuarakan dan mengajak pengunjung yang hadir di halaman Gedung Sate tetap menjaga bahasa Sunda.

“Urang ulah beakeun sora,” begitu seruan peserta teater.(**)

Jangan Lupa Bagikan Artikel ini :
  • Facebook
  • email
  • StumbleUpon
  • LinkedIn
  • Myspace
  • Reddit



Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Ketua Komrat, Surya Panunggal (Foto. Bambang)

Komrat Minta Usut Tuntas Temuan LHP-BPK

GARUT, FOKUSJabar.com : Adanya temuan Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (LHP-BPK) terkait keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut Tahun Anggaran...

Selengkapnya
Foto by Adi

Satpol PP Imbau Pengelola Kafe Erginn Tidak Bikin Gaduh

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Bandung, Usman Sayogi JB mengimbau agar pemiliki Kafe Erginn di Dago Resort segera...

Selengkapnya
pengusaha asal Bandung Tjahja Santoso bersama Gubernur Babel Rustam Effendi dan Investor korea foto bersama

Investor Korea Bangun PLTS di Belitung

BELITUNG, FOKUSJabar.com : Pengusaha Bandung Tjahja Santoso serius menggandeng investor Korea untuk mengatasi krisis listrik di Bangka Belitung. Buktinya Tjahja membawa...

Selengkapnya
Sekda Ciamis H Haerdiat Meninjau Lapang Atletik Linggasari Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis.

Sekda Ciamis Marah, Minta Lapang Atletik Linggasari Dirombak Lagi

CIAMIS,FOKUSJabar.com: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ciamsi Jawa Barat, H. Herdiat tak bisa menahan amarahnya saat meninjau langsung pembangunan Lapang Atletik di...

Selengkapnya
Wagub Demiz

Wagub Harap UMB Tingkatkan APK di Jabar

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Hadirnya Universitas Muhammadiyah Bandung (UMB) diharapkan mampu mendorong Angka Partisipasi Kasar (APK) perguruan tinggi di Jawa Barat....

Selengkapnya
nelayan

Takut Melapor, Nelayan Merugi Akibat Perompak

CIREBON, FOKUSJabar.com : Sejumlah nelayan pantura khususnya Cirebon berhenti melaut, bukan karena faktor cuaca buruk, melainkan lantaran keresahan mereka terhadap ulah...

Selengkapnya
Dadang : Jangan Bebankan Biaya Seragam PNS Kepada Bawahan

Wali Kota Banjar Akui, Etos Kerja PNS Masih Kurang

BANJAR, FOKUSJabar.com : Wali Kota Banjar, Hj Ade Uu Sukaesih mengaku, selama ini etos kerja para pegawai negeri sipil (PNS) di Kota Banjar masih dianggap masih kurang....

Selengkapnya
Sejumlah nelayan Cirebon tengah berbincang bersama awak media terkait maraknya perompak. Panji

Marak Perompak, Nelayan Pantura Resah

CIREBON, FOKUSJabar.com : Sejumlah nelayan di kawasan Pantai Utara (Pantura) Cirebon dan Indramayu resah lantaran maraknya perompak yang merampas hasil tangkapan mereka...

Selengkapnya
Anggaran Penegakan Hukum di Indonesia Boros

Sidang Perdana JM, Jawara Mendesak Bupati dan Sekda Diperiksa

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.com : Sidang perdana kasus pengadaan meubeler dengan terdakwa mantan Kabag Umum Pemkab Tasikmalaya, JM di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi...

Selengkapnya
Foto by Humas Pemprov Jabar

Hari Donor Darah Sedunia, Aher Ajak Masyarakat Terbiasa Donor

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pada peringatan Hari Donor Darah Sedunia, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) mengajak seluruh masyarakat untuk gemar dan terbiasa...

Selengkapnya