Kecelakaan di Garut Meningkat, Kendaraan Terbengkalai Akan Dimusnahkan - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Senin, 29 Mei 2017
Search

Kecelakaan di Garut Meningkat, Kendaraan Terbengkalai Akan Dimusnahkan




Oleh : Agus Somantri

GARUT, FOKUSJABAR.COM- Ratusan kendaraan bermotor yang terlibat kecelakaan, sejak beberapa tahun lalu teronggok di Mapolres Garut dan belum juga diambil oleh para pemiliknya.  Kendaraan bermotor yang kondisinya rusak tersebut didominasi oleh kendaraan roda dua yang semuanya terlibat kecelakaan di wilayah kabupaten Garut.

Kanit Laka Polres Garut, Iptu Sofyan (Foto: Agus Somantri)

Kanit Laka Polres Garut, Iptu Sofyan (Foto: Agus Somantri)

 

Rencananya jika sekitar 172 kendaraan roda dua itu tidak juga diambil oleh pemiliknya, maka bulan depan akan dimusnahkan. Hal tersebut diungkapkan Kanit Laka Polres Garut, Iptu Sofyan saat ditemui FOKUSJABAR.COM di Mapolres Garut, Jalan Sudirman, Rabu (26/12).

“Jika sampai tanggal 15 Januari  tidak juga diambil oleh pemiliknya, semuanya akan kita musnahkan,” ujarnya menegaskan.




Berdasarkan hasil pengamatannya kebanyakan motor yang diamankan di Mapolres adalah motor yang di leasingkan dan pemiliknya tidak melapor. Dengan begitu, pemakai terkesan tidak peduli dan menelantarkan motornya setelah terlibat kecelakaan.

Dipenghujung 2012 jumlah kecelakaan di Kabupaten Garut terjadi peningkatan sekitar 0,8 persen. Pada tahun 2011 lalu, terjadi sebanyak 604 kasus kecelakaan, dengan jumlah korban meninggal sebanyak 145 orang, korban luka berat 409 orang, dan luka ringan 639 orang, dengan jumlah kerugian materi mencapai Rp 1. 286.950.000.

Sedangkan  pada tahun 2012 ini, terjadi sebanyak 615 kasus kecelakaan dengan korban meninggal 148 orang, luka berat 336 orang, dan luka ringan 680 orang, dengan jumlah kerugian materi Rp 2.092.450.000.

“Bila dipersentasekan, maka kasus kecelakaan meningkat sekitar 0,8 persen, jumlah kecelakaan naik 2,26 persen, korban meninggal naik 0,7 persen, luka berat turun 21,8 persen, luka ringan naik 6,5 persen dan kerugian materi naik hingga sekitar 99 persen,” ungkap Sofyan. (NOER)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Pelaku Bom Bunuh Diri Kampung Melayu Sudah Lima Bulan Tinggal Di Garut

GARUT, FOKUSJabar.com : Jajaran Aparatur Kelurahan Lebakjaya, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, melakukan penggalian data identitas pelaku bom bunuh diri (AS)...

Selengkapnya

Makanan dan Minuman Ini Cocok Saat Puasa

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kebugaran tubuh ketika berpuasa sangat bergantung pada makanan dan minuman yang dikonsumsi saat buka dan sahur. Artinya, mengonsumsi makanan...

Selengkapnya

Terkait Bom Kampung Melayu, Tiga Orang Diamankan Densus 88

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Tim Densus 88 Mabes Polri mengamankan tiga orang terduga teroris yang berkaitan dengan aksi bom bunuh diri, Rabu (24/5/2015) malam di Terminal...

Selengkapnya

ICMI Orwil Jabar Kutuk Pelaku Bom Bunuh Diri Kampung Melayu

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Bidang Hukum dan HAM Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Jawa Barat, Cecep Suhardiman mengutuk terjadinya bom bunuh diri...

Selengkapnya

Ini Kata Aher Soal Ledakan di Kampung Melayu

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengaku prihatin dan berbelasungkawa atas insiden yang terjadi di terminal Kampung Melayu, Jakarta,...

Selengkapnya

Olah TKP, Polisi Temukan Isi Panci di Bom Bunuh Diri Kampung Melayu

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Pasca ledakan bom panci bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta, Polisi langsung memeriksa lokasi kejadian. Selain buku dan struk kecil, polisi...

Selengkapnya

Raja & Ratu Swedia Kagum dengan Angklung dan Bobotoh Viking

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Dalam kunjungan pertama kali ke Indonesia, khususnya Kota Bandung, Raja Swedia Carl XVI Gustaf dan Ratu Silvia terpesona dengan alat musik...

Selengkapnya

Heboh! Terjadi Ledakan di Kampung Melayu Jakarta Timur, Diduga Bom Bunuh Diri

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Sebuah ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di sekitar Terminal Bus Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017) sekira pukul...

Selengkapnya

Proses Hukum Kasus Dugaan Pelecehan Lambang Negara Harus Tetap Berjalan

GARUT,  FOKUSJabar. com : Terkait dugaan kasus pelecehan lambang negara yang terpampang dalam spanduk yang dikeluarkan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik...

Selengkapnya

Tolak Jalan Tol ke BIJB, Bupati Majalengka akan Menghadap Presiden

MAJALENGKA, FOKUSJabar.com : Bupati Majalengka, Sutrisno tetap menolak pembangunan jalan tol menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, bahkan dalam...

Selengkapnya