Yatie Surachman “Perawan Desa” Dari Garut (Bagian II-Habis) - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Minggu, 1 Mei 2016
Search

Yatie Surachman “Perawan Desa” Dari Garut (Bagian II-Habis)

Oleh: Yoyo Dasriyo (Wartawan senior film dan musik)

yoyo revTernyata, keberuntungan datang di pentas yang lebih terpandang. Kecantikan aktingnya dari film “Perawan Desa” itu mengantar Yatie memboyong Piala Mitra di FFA (Festival Film Asia) di Bali. Sungguhpun begitu, tak membuat Yati tinggi hati.

Dalam keseharian pun tetap merakyat. Ada dua lintasan peristiwa manis, yang senantiasa membasah dalam kenangan saya. Pertama, akhir 1981 di sela kesibukan syuting film “Perawan-Perawan” karya Ida Farida di Bandung.

Dalam film itu, Meriam Bellina tampil pertama berperan pembantu. Suatu sore, Yatie mengajak saya dan beberapa kru film, untuk meluncur ke suatu sudut keramaian Bandung. Kami menyusuri lorong kecil, menuju ke sebuah tempat konveksi.

Seketika saja Yati sibuk memilih-milih bahan pakaian, yang langsung dijahit di tempat. Saya hanya terdiam. Tiba-tiba saya diminta memilih. Secepat itu saya menolak, karena tak fasih membaca selera orang lain. Yatie tertawa nyaring. Rupanya, artis film itu sudah membayar celana coklat berbahan corduroy, untuk saya pakai !

Direntang delapanbelas tahun dari film “Tendangan Iblis”, peristiwa manis kedua tergelar di wisma Ramayana Bogor. Itu perjumpaan unik dan lucu! Saya dipanggil sutradara H Encep Masduki untuk berperan dalam sinetron “Titian Cita”, yang berlokasi di kawasan Perkebunan Cimulang Bogor.

Lewat tengah malam, pimpinan produksi “Karnos Film”, H Nana Suryana, menempatkan saya mengisi kamar, yang lokasinya bersebelahan dengan Yatie Surachman dan Atie Canser. Kedua nama artis film kawakan itu, tertulis di pintu kamar yang masih sunyi.

Saya baru tahu, kalau Yatie terdaftar pula sebagai pendukung dalam sinetron itu. Pagi harinya, saya kenal suara dan gelak tawa Yatie Surachman. Entah pukul berapa, artis itu hadir di wisma.

Manakala pintu kamar dibuka, tampak Yatie dan Atie Canser di teras kamar itu tengah sarapan pagi. Perlahan saya sapa Mendadak saja Yatie terbengong. “Ya ampuuun, aku kira itu kamar Yoyok Aryo…! Di situ sih cuma ditulis Yoyok… Eh tahunya si akang urang Garut ieu mah…” sambutnya hangat sambil tertawa.

Aktris film kampiun Yatie Surachman dan Yoyo Dasriyo. Ulang-perjumpaan di Garut, setelah direntang perpisahan panjang. Yatie Surachman aktris berdarah Garut, yang reputasinya masih berkilat. (Foto: Much. Machfuddin Muchtar)

Aktris film kampiun Yatie Surachman dan Yoyo Dasriyo. Ulang-perjumpaan di Garut, setelah direntang perpisahan panjang. Yatie Surachman aktris berdarah Garut, yang reputasinya masih berkilat. (Foto: Much. Machfuddin Muchtar)

 

Salah satu film klasik yang dibintangi Yati Surahman. (Foto:indonesiafilmcenter.com)

Salah satu film klasik yang dibintangi Yati Surahman. (Foto:indonesiafilmcenter.com)

Yati pun tak pernah mengira, jika sutradara H Encep Masduki menghadirkan saya sebagai pemain. Bukan hanya peliput.
Dalam lakon “Titian Cita”, kami tampil bersama H Rano Karno, Niken Ayu, Atie Canser dan Anton Sami’at.

Sepuluh tahun setelah kebersamaan di Bogor, Yatie Surachmiati Agustin, artis kelahiran Jakarta 11 Agustus 1957, kembali hadir di Garut, untuk berperan antagonis dalam FTV “Stasiun Cinta” garapan Wawan Hermawan.

Di Garut, anak sulung dari 10 bersaudara keluarga Surachman dan Ny Tati Maryati (Jakarta) itu, tak melewatkan berziarah ke makam leluhurnya di TPU Pasir Pogor, Garut.

Yatie Surachman yang berkarier dari figuran film “Buaye Gile” (Syamsul Fuad), termasuk pemain selektif. Kadar peran tantangan lebih diutamakan, dibanding kwantitas penampilannya. Itu kunci yang menggosok citra Yatie Surachman tetap berkilat, di tengah arus bintang muda.

Uniknya, “perawan desa” berdarah Garut ini, kini di lokasi syuting lebih populer dengan sebutan “Mak Yatie”! Laju pertambahan usianya pun, acapkali menempatkan Yatie Surachman sebagai pemeran “Emak”! Tokoh ibu lanjut usia, dengan kematangan aktingnya. (**)

 

 

Jangan Lupa Bagikan Artikel ini :
  • Facebook
  • email
  • StumbleUpon
  • LinkedIn
  • Myspace
  • Reddit



Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

IMG_6753

Serba Serbi Penampilan Musisi Jazz Semalam di ‘Kampoeng Jazz’

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Gelaran musik festival Kampoeng Jazz semalam, Sabtu (30/4/2016) berlangsung meriah dan ramai. Bintang tamu yang datang mengisi juga berhasil...

Selengkapnya
Koes Plus1

Reonian Koes Plus di ‘Kampoe Jazz’ Semalam

BANDUNG, FOKSUJabar.com: Kemeriahan gelaran festival musik Kampoeng Jazz semalam, Sabtu (1/5/2016) di Universitas Padjajaran berlangsung ramai. Terlebih lagi salah satu...

Selengkapnya
batu pancawarna (Foto :: Tasdik)

Ini Batu Pancawarna Garut Souvenir Atlet Juara PON XIX

GARUT, FOKUSJabar.com : Sebanyak 1.897 keping liontin Dasi Koboi bagi sang juara pada perhelatan PON XIX tahun 2016 Jabar, terbuat dari Batu Pancawarna Garut yang...

Selengkapnya
generasi muda, ilustrasi : net

Dedi Mulyadi, “Politisi Muda Patut Diapresiasi, Bukti Dinamika Politik”

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi menilai bermunculannya politisi dari generasi muda dan aktif dalam...

Selengkapnya
Polri Imbau Tak Ada Sweeping Buruh Saat May Day

Besok, Ribuan Massa Siap Duduki Bandung

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Diprediksi dua ribuan buruh akan mengepung Bandung dalam peringatan May Day, Minggu (1/5/2016). Massa dari berbagai elemen buruh itu...

Selengkapnya
Kampoeang-Jazz-2016

Nonton ‘Kampoeng Jazz’ Yuk Malam Minggu!

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Buat kamu yang suka banget dengerin lagu Jazz, malam ini akan ada gelaran festival Kampoeng Jazz bertemakan City of Jazz. Gelaran festival musik...

Selengkapnya
ilustrasi napi

Polisi Belum Terima Laporan Resmi Napi Wanita yang Kabur

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Larinya narapidana kasus penipuan dan penggelapan Melani alias Gladis (26) dari Lapas Wanita Klas II Bandung hingga kini belum ditelusuri....

Selengkapnya
ketua DPD Partai Golkar Jabar Dedi Mulyadi saat diwawancarai di Kantor DPD Golkar Jabar, Jumat (29/4/2016)
(Foto : Lin)

DPD Golkar Jabar Targetkan Menang di Pilkada Serentak 2017

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi targetkan menang pada Pilkada Serentak di Jabar 2017 nanti. Ada tiga daerah yang akan menghelat...

Selengkapnya
buruh (foto : web)

Aher Persilahkan Buruh Rayakan May Day

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mempersilahkan kepada buruh rayakan peringatan May Day atau Hari Buruh se-Dunia yang akan jatuh pada 1 Mei...

Selengkapnya
Tulus3

Indonesia Hijab Fest 2016 Dibuka Oleh R. Giselawati Hingga Tulus

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Semalam acara Indonesia Hijab Fest 2016 yang keenam resmi dibuka, Kamis (28/4/2016) pembukaan semalam dibuka oleh R. Giselawati Wiranegara...

Selengkapnya