Selasa, 1 September 2015
Search

Yatie Surachman “Perawan Desa” Dari Garut (Bagian II-Habis)

Oleh: Yoyo Dasriyo (Wartawan senior film dan musik)

yoyo revTernyata, keberuntungan datang di pentas yang lebih terpandang. Kecantikan aktingnya dari film “Perawan Desa” itu mengantar Yatie memboyong Piala Mitra di FFA (Festival Film Asia) di Bali. Sungguhpun begitu, tak membuat Yati tinggi hati.

Dalam keseharian pun tetap merakyat. Ada dua lintasan peristiwa manis, yang senantiasa membasah dalam kenangan saya. Pertama, akhir 1981 di sela kesibukan syuting film “Perawan-Perawan” karya Ida Farida di Bandung.

Dalam film itu, Meriam Bellina tampil pertama berperan pembantu. Suatu sore, Yatie mengajak saya dan beberapa kru film, untuk meluncur ke suatu sudut keramaian Bandung. Kami menyusuri lorong kecil, menuju ke sebuah tempat konveksi.

Seketika saja Yati sibuk memilih-milih bahan pakaian, yang langsung dijahit di tempat. Saya hanya terdiam. Tiba-tiba saya diminta memilih. Secepat itu saya menolak, karena tak fasih membaca selera orang lain. Yatie tertawa nyaring. Rupanya, artis film itu sudah membayar celana coklat berbahan corduroy, untuk saya pakai !

Direntang delapanbelas tahun dari film “Tendangan Iblis”, peristiwa manis kedua tergelar di wisma Ramayana Bogor. Itu perjumpaan unik dan lucu! Saya dipanggil sutradara H Encep Masduki untuk berperan dalam sinetron “Titian Cita”, yang berlokasi di kawasan Perkebunan Cimulang Bogor.

Lewat tengah malam, pimpinan produksi “Karnos Film”, H Nana Suryana, menempatkan saya mengisi kamar, yang lokasinya bersebelahan dengan Yatie Surachman dan Atie Canser. Kedua nama artis film kawakan itu, tertulis di pintu kamar yang masih sunyi.

Saya baru tahu, kalau Yatie terdaftar pula sebagai pendukung dalam sinetron itu. Pagi harinya, saya kenal suara dan gelak tawa Yatie Surachman. Entah pukul berapa, artis itu hadir di wisma.

Manakala pintu kamar dibuka, tampak Yatie dan Atie Canser di teras kamar itu tengah sarapan pagi. Perlahan saya sapa Mendadak saja Yatie terbengong. “Ya ampuuun, aku kira itu kamar Yoyok Aryo…! Di situ sih cuma ditulis Yoyok… Eh tahunya si akang urang Garut ieu mah…” sambutnya hangat sambil tertawa.

Aktris film kampiun Yatie Surachman dan Yoyo Dasriyo. Ulang-perjumpaan di Garut, setelah direntang perpisahan panjang. Yatie Surachman aktris berdarah Garut, yang reputasinya masih berkilat. (Foto: Much. Machfuddin Muchtar)

Aktris film kampiun Yatie Surachman dan Yoyo Dasriyo. Ulang-perjumpaan di Garut, setelah direntang perpisahan panjang. Yatie Surachman aktris berdarah Garut, yang reputasinya masih berkilat. (Foto: Much. Machfuddin Muchtar)

 

Salah satu film klasik yang dibintangi Yati Surahman. (Foto:indonesiafilmcenter.com)

Salah satu film klasik yang dibintangi Yati Surahman. (Foto:indonesiafilmcenter.com)

Yati pun tak pernah mengira, jika sutradara H Encep Masduki menghadirkan saya sebagai pemain. Bukan hanya peliput.
Dalam lakon “Titian Cita”, kami tampil bersama H Rano Karno, Niken Ayu, Atie Canser dan Anton Sami’at.

Sepuluh tahun setelah kebersamaan di Bogor, Yatie Surachmiati Agustin, artis kelahiran Jakarta 11 Agustus 1957, kembali hadir di Garut, untuk berperan antagonis dalam FTV “Stasiun Cinta” garapan Wawan Hermawan.

Di Garut, anak sulung dari 10 bersaudara keluarga Surachman dan Ny Tati Maryati (Jakarta) itu, tak melewatkan berziarah ke makam leluhurnya di TPU Pasir Pogor, Garut.

Yatie Surachman yang berkarier dari figuran film “Buaye Gile” (Syamsul Fuad), termasuk pemain selektif. Kadar peran tantangan lebih diutamakan, dibanding kwantitas penampilannya. Itu kunci yang menggosok citra Yatie Surachman tetap berkilat, di tengah arus bintang muda.

Uniknya, “perawan desa” berdarah Garut ini, kini di lokasi syuting lebih populer dengan sebutan “Mak Yatie”! Laju pertambahan usianya pun, acapkali menempatkan Yatie Surachman sebagai pemeran “Emak”! Tokoh ibu lanjut usia, dengan kematangan aktingnya. (**)

 

 

Kontak Iklan Fokus Jabar



Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

TPPAS Nambo Bakal Jadi Percontohan TPPAS Legok Nangka Kabupaten Bandung

TPPAS Nambo Bakal Jadi Percontohan TPPAS Legok Nangka Kabupaten Bandung

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan, pembangunan Tempat Pembuangan dan Pengolahan Akhir Sampah (TPPAS) Nambo Kabupaten...

Selengkapnya
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) saat melihat sapi di Pentas Ternak Jabar 2015 di KBB, Selasa (1/9/2015). (Foto: IST)

Aher : Ketersediaan Hewan Kurban di Jabar Aman

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) memastikan bahwa  ketersediaan hewan kurban, seperti sapi, kambing dan domba aman....

Selengkapnya
foto web

Batal di GBLA, Pemprov Jabar Alokasikan Rp60 Milyar untuk Si Jalak Harupat

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Pemerintah Provinsi Jawa Barat menganggarkan Rp60 milyar untuk pembenahan Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung. Hal itu menyusul...

Selengkapnya
ilustrasi pasangan

Pilkada Tasik Mundur: Calon Lain Tak Berani “Lawan” Petahana

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.com: Tokoh Pemuda Cipatujah Yayan Siswandi menilai, Calon Bupati Tasikmalaya mendaftar pada akhir waktu di KPU adalah sosok tidak berani...

Selengkapnya
balap sepeda (foto : net)

Garut Siap Gelar Babak Kualifikasi PON XIX Cabang Olahraga Balap Sepeda

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kabupaten Garut menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah pelaksana kegiatan babak kualifikasi PON XIX/2016 cabang olahraga balap sepeda nomor...

Selengkapnya
ervakurniawan.wordpress.com

Kapan Terakhir Anda Tertawa dengan Ibu Anda?

FOKUSJabar.com: Beberapa di antara anda para pekerja atau yang sibuk dengan aktivitas sehari-hari akan disibukan dengan pekerjaan. Anda bahkan sesekali lupa kalau anda...

Selengkapnya
JOB-FAIR-2015-CIAMIS

Anda Butuh Kerja ? 4000 Lowongan Kerja Dibuka di Ciamis Besok

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Jika di Kota Bandung sedikitnya 2500 pekerja dirumahkan akibat melemahnya nilai tukar rupiah yang berpengaruh pada sektor usaha, di Ciamis...

Selengkapnya
Bupati Ciamis dalam sidak PNS di hari masuk kerja pertama setelah libur lebaran, Rabu (22/07/2015)

Raih JKN Award, Bupati Ciamis Diundang Kemenkes RI

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Bupati Ciamis H Iing Syam Arifien mendapat undangan langsung dari Kementrian Kesehatan RI untuk menerima penghargaan Jaminan Kesehatan Nasional...

Selengkapnya
Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar

Antisipasi Alih Fungsi Lahan Pertanian, Pemerintah Kabupaten/Kota Harus Segera Buat RDTR

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Pemerintah kabupaten/kota di Jawa Barat harus segera membuat Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Hal itu penting untuk mengatasi alih fungsi lahan...

Selengkapnya
DDII Kota Bandung Menuntut Presiden Jokowi Undurkan Diri Dari Jabatannya (Foto : Budi)

DDII Kota Bandung Tuntut Jokowi Mundur dari Jabatannya

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Ketua Dewan Dakwah Islamiyyah Indonesia (DDII) Kota Bandung Muchsin Al – Fikri meminta Presiden Joko Widodo segera mundur dari jabatannya....

Selengkapnya

Mojang Jajaka Kabupaten Ciamis

%d blogger menyukai ini: