Film Nasional Berlatar Kepariwisataan Garut (Bagian II) - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Rabu, 18 Januari 2017
Search

Film Nasional Berlatar Kepariwisataan Garut (Bagian II)




Oleh: Yoyo Dasriyo (Wartawan senior film dan musik, Anggota PWI)

A YODAZ 01Sukses pasar film “Si Buta Dari Goa Hantu” dibicarakan dalam era kebangkitan pertama perfilman nasional, dengan menjual kebaruan teknik kamera modern. Syuting film nasional di Garut menghangat, sejak Lukman Hakim Nain tampil pertamakali sebagai sutradara di film “Dikejar Dosa” (1974).

Kegiatan film yang membintangkan Drg Fadly, (alm) Paula Roumokoy dan (alm) Kusno Sudjarwadi di areal Desa Cinunuk, Kecamatan Wanaraja itu, tercatat sebagai momentum film pertama yang memusatkan syutingnya di Garut.

Daerah Garut lalu menderaskan sejumlah film lainnya. Sampai putaran 1975, tercatat tiga sutradara kondang bermunculan menggarap filmnya di daerah ini. Mulai dari (alm) Drs Syumandjaya dengan film “Atheis” (“Kafir”), lalu (alm) Ch Hasmanan menuntaskan “Selalu Dihatiku”, dan (alm) Ami Priyono menggarap film “Kenangan Desember” di Situ Cangkuang, Leles.

Saat itu, Garut bertabur bintang, seperti Deddy Sutomo, (alm) Farouk Affero, Lenny Marlina, (alm) Hendra Cipta, (alm) Tanty Yosepha, serta Roy Marten.

Selepas ketiga film itu, Pusat Film Negara (PFN) membuat film dokumenter “Kembali” (1976) karya H Soetanto, dan “Kartinah Montirku Sayang” (1978) garapan Rachmat.

Tak berjarak lama, kepariwisataan Cipanas Tarogong, Garut menghangatkan percaturan, ketika (alm) Willy Wilyanto menggarap film “Mat Peci, Pembunuh Berdarah Dingin” yang menjual kemasyhuran Doris Callebaut. Pamor “bintang panas” yang “memanaskan” suhu industri film era-1970-an itu, tampil mendampingi Rachmat Hidayat.

Aktris (alm) Paula Roumokoy dan Drg Fadly, dalam adegan film ”Dikejar Dosa” karya Lukman Hakim Nain (1974). Film ini tercatat sebagai film pertama, yang memusatkan keseluruhan syutingnya di Kab Garut. (Dokumentasi: Yoyo Dasriyo

Yoyo Dasriyo, Achdan Harris, Fuad Zakaria, Wieke Widowaty, Minati Atmanagara, (alm) Asep Suparman, Boy Cansero dan Teddy Purba (kanan). Kenangan di balik syuting film “Sona Anak Srigala” karya (alm) A Harris, di Perkebunan Dayeuh Manggung, Cilawu, Garut (1985).

 

Film berlatar alam Garut dikuatkan dengan “Lima Sahabat” (1980) karya CM Nas, yang diperani (alm) Soekarno M Noor, (alm) Benyamin S, dan Septian Dwi Cahyo. Diam-diam film “Primitif” (1981) karya Sisworo Gautama Putra, memilih Hutan Sancang di Kecamatan Cibalong.

Lalu (alm) Sofia WD, yang tahun 1947 pernah bergerilya di Limbangan, Garut, menyutradarai film “Halimun” (1982). Bukan hanya Sofia WD, Garut pun daerah kenangan revolusi bagi (alm) A. Harris, sutradara film pertama “raja dangdut” Oma Irama Penasaran” (1976).

A Harris yang juga pencipta lagu “Kudaku Lari”, pernah memanggul senjata dalam tugas kemiliteran di kaki Gunung Haruman bersama Detasemen “Garuda Putih”. Itu sebabnya, sutradara ini menempatkan tiga filmnya berlokasi di Garut; “Tendangan Iblis” (1983), “Sona Anak Srigala” (1985) dan film “Bendi Keramat” (1988).

Film komedi pertama yang dibuatnya itu, dibintangi Lydia Kandou, (alm) Basuki, (alm) Timbul, Jaja Miharja serta Ade Irawan.
“Karakteristik setting alam Garut itu filmis.

Apapun tema filmnya, bisa dan cocok dibuat di Garut” Begitu pernah diungkapkan A Harris, semasa hidupnya. Film “Bendi Keramat” ternyata menutup riwayat kehangatan produksi film di Garut, jelang keruntuhan dunia perfilman nasional era 1990-an.

Tetapi magnetis Garut masih diperhitungkan untuk kegiatan sinetron dan film televisi (FTV). Puluhan sinetron produksi TVRI Pusat mengalir ke Garut.

Bahkan, legenda kepariwisataan Situ Bagendit di Kecamatan Banyuresmi, diunggah jadi sinetron “Tragedi Bagendit” (1989) garapan Agoes Widjojono.

Memang, tayangan sinetron itu dinilai melawan arus kepopuleran dongeng Situ Bagendit, karena dikemas dari temuan data kesejarahan tentangan pembuatan telaga tersebut. Di Garut pula, H Maman Firmansyah menghadirkan Rieke Diah Pitaloka, pertama berperan utama dalam sinetron “Impian Pengantin” (1993). (Bersambung)

Simak lanjutannya disini!







Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Memalukan! Beruang Kurus dan Kelaparan di Kebun Binatang Bandung Jadi Sorotan Media Asing

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Kebun Binatang yang berada di Kota Bandung kini menjadi sorotan media asing WwwDailymail.co.uk. Bagaimana tidak, ternyata seekor Beruang Madu...

Selengkapnya

Bandung Sasaran Empuk Peredaran Narkoba?

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Kota Bandung masih dianggap sebagai lahan empuk penjualan Narkoba. Bahkan celah penyebaran barang haram itu dinilai masih terbuka lebar. Dari...

Selengkapnya

Emil: Saya Belum Putuskan Maju di Pilgub Jabar

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil meraih poin tertinggi terkait elektabilitas dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat berdasarkan survey...

Selengkapnya
Wapres JK: Intervensi Negara Lain Pengaruhi Timbulnya Ekstrimisme

JK akan Resmikan Flyover Pelangi Antapani

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla direncanakan akan meresmikan Jembatan Flyover Antapani yang saat ini lebih dikenal dengan nama Jembatan Pelangi....

Selengkapnya

BREAKING NEWS: Kebakaran Besar Terjadi di Jalan Soekarno-Hatta Bandung

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Kebakaran terjadi di Jalan Soekarno Hatta Bandung, Selasa (17/2/2017) siang. Kepulan asap membumbung tinggi dan terlihat jelas dari kejauhan,...

Selengkapnya

Kapolda Jabar: Mau Jabatan Saya Silahkan, Tapi Sekolah Dulu

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Anton Charliyan menyatakan, desakan mundur oleh Front Pembela Islam (FPI) bukan masalah besar. Desakan itu muncul...

Selengkapnya

21 Anggota Polisi Nyantri di Ponpes Al Bahjah Cirebon

CIREBON, FOKUSJabar.com : Jajaran Polresta Cirebon mengirim anggotanya untuk mendapatkan pendidikan ala santri di LPD Al-Bahjah Cirebon. Sebanyak 21 anggota polisi yang...

Selengkapnya

Pilgub Jabar 2018, Pertarungan Artis dan Akademisi

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Indonesia Strategic Institute (Insrat), menetapkan sepuluh figur yang dianggap memumpuni maju sebagai calon Gubernur dalam Pemilihan Gubernur...

Selengkapnya
Kab Bandung Jadi Barometer Kesuksesan Pilkada Nasional

Pilkada Serentak, Pemprov Jabar Hemat Rp400 M

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 di Jawa Barat mampu mengefisienkan anggaran Pemprov Jabar hingga Rp400 milyar. Begitupun dengan...

Selengkapnya

Setelah Libur Sepekan, Skuad Persib Mulai Latihan

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Persib Bandung kembali menggelar latihan di Lapangan Lodaya, Kota Bandung, Senin (16/1/2017) sore. Setelah latihan dalam waktu dekat ini mau...

Selengkapnya