Film Nasional Berlatar Kepariwisataan Garut (Bagian II) - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Selasa, 21 Februari 2017
Search

Film Nasional Berlatar Kepariwisataan Garut (Bagian II)




Oleh: Yoyo Dasriyo (Wartawan senior film dan musik, Anggota PWI)

A YODAZ 01Sukses pasar film “Si Buta Dari Goa Hantu” dibicarakan dalam era kebangkitan pertama perfilman nasional, dengan menjual kebaruan teknik kamera modern. Syuting film nasional di Garut menghangat, sejak Lukman Hakim Nain tampil pertamakali sebagai sutradara di film “Dikejar Dosa” (1974).

Kegiatan film yang membintangkan Drg Fadly, (alm) Paula Roumokoy dan (alm) Kusno Sudjarwadi di areal Desa Cinunuk, Kecamatan Wanaraja itu, tercatat sebagai momentum film pertama yang memusatkan syutingnya di Garut.

Daerah Garut lalu menderaskan sejumlah film lainnya. Sampai putaran 1975, tercatat tiga sutradara kondang bermunculan menggarap filmnya di daerah ini. Mulai dari (alm) Drs Syumandjaya dengan film “Atheis” (“Kafir”), lalu (alm) Ch Hasmanan menuntaskan “Selalu Dihatiku”, dan (alm) Ami Priyono menggarap film “Kenangan Desember” di Situ Cangkuang, Leles.

Saat itu, Garut bertabur bintang, seperti Deddy Sutomo, (alm) Farouk Affero, Lenny Marlina, (alm) Hendra Cipta, (alm) Tanty Yosepha, serta Roy Marten.

Selepas ketiga film itu, Pusat Film Negara (PFN) membuat film dokumenter “Kembali” (1976) karya H Soetanto, dan “Kartinah Montirku Sayang” (1978) garapan Rachmat.

Tak berjarak lama, kepariwisataan Cipanas Tarogong, Garut menghangatkan percaturan, ketika (alm) Willy Wilyanto menggarap film “Mat Peci, Pembunuh Berdarah Dingin” yang menjual kemasyhuran Doris Callebaut. Pamor “bintang panas” yang “memanaskan” suhu industri film era-1970-an itu, tampil mendampingi Rachmat Hidayat.

Aktris (alm) Paula Roumokoy dan Drg Fadly, dalam adegan film ”Dikejar Dosa” karya Lukman Hakim Nain (1974). Film ini tercatat sebagai film pertama, yang memusatkan keseluruhan syutingnya di Kab Garut. (Dokumentasi: Yoyo Dasriyo

Yoyo Dasriyo, Achdan Harris, Fuad Zakaria, Wieke Widowaty, Minati Atmanagara, (alm) Asep Suparman, Boy Cansero dan Teddy Purba (kanan). Kenangan di balik syuting film “Sona Anak Srigala” karya (alm) A Harris, di Perkebunan Dayeuh Manggung, Cilawu, Garut (1985).

 

Film berlatar alam Garut dikuatkan dengan “Lima Sahabat” (1980) karya CM Nas, yang diperani (alm) Soekarno M Noor, (alm) Benyamin S, dan Septian Dwi Cahyo. Diam-diam film “Primitif” (1981) karya Sisworo Gautama Putra, memilih Hutan Sancang di Kecamatan Cibalong.

Lalu (alm) Sofia WD, yang tahun 1947 pernah bergerilya di Limbangan, Garut, menyutradarai film “Halimun” (1982). Bukan hanya Sofia WD, Garut pun daerah kenangan revolusi bagi (alm) A. Harris, sutradara film pertama “raja dangdut” Oma Irama Penasaran” (1976).

A Harris yang juga pencipta lagu “Kudaku Lari”, pernah memanggul senjata dalam tugas kemiliteran di kaki Gunung Haruman bersama Detasemen “Garuda Putih”. Itu sebabnya, sutradara ini menempatkan tiga filmnya berlokasi di Garut; “Tendangan Iblis” (1983), “Sona Anak Srigala” (1985) dan film “Bendi Keramat” (1988).

Film komedi pertama yang dibuatnya itu, dibintangi Lydia Kandou, (alm) Basuki, (alm) Timbul, Jaja Miharja serta Ade Irawan.
“Karakteristik setting alam Garut itu filmis.

Apapun tema filmnya, bisa dan cocok dibuat di Garut” Begitu pernah diungkapkan A Harris, semasa hidupnya. Film “Bendi Keramat” ternyata menutup riwayat kehangatan produksi film di Garut, jelang keruntuhan dunia perfilman nasional era 1990-an.

Tetapi magnetis Garut masih diperhitungkan untuk kegiatan sinetron dan film televisi (FTV). Puluhan sinetron produksi TVRI Pusat mengalir ke Garut.

Bahkan, legenda kepariwisataan Situ Bagendit di Kecamatan Banyuresmi, diunggah jadi sinetron “Tragedi Bagendit” (1989) garapan Agoes Widjojono.

Memang, tayangan sinetron itu dinilai melawan arus kepopuleran dongeng Situ Bagendit, karena dikemas dari temuan data kesejarahan tentangan pembuatan telaga tersebut. Di Garut pula, H Maman Firmansyah menghadirkan Rieke Diah Pitaloka, pertama berperan utama dalam sinetron “Impian Pengantin” (1993). (Bersambung)

Simak lanjutannya disini!







Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Walikota banjar

Ini Dia 6 Balon Walikota Banjar Penantang Petahana

Siapakah calon walikota Banjar yang akan bersaing dengan H Ade Uu Sukaesih pada Pilkada Koya Banjar 2018? Ada empat nama yang munculk nama yang siap bersaing melawan...

Selengkapnya

PDAM Tirta Intan Garut Ditinggalkan Dua Karyawan Terbaiknya

GARUT, FOKUSJabar.com : Selasa, 21 Februari 2017, keluarga besar Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Intan Garut ditinggalkan dua orang karyawan terbaiknya karena ...

Selengkapnya

Mobil Hantam Sepeda Motor di Jalan Sunda, Pemotor Tewas

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Media sosial heboh dengan munculnya video tabrakan antara sepeda motor dengan mobil di Kota Bandung. Dalam video berdurasi sekitar 1 menit yang...

Selengkapnya

Komite Hijau: Garut Daerah Terkotor se NKRI?

GARUT, FOKUSJabar.com : Jelang Hari Sampah Nasional (HSN) yang jatuh pada Selasa (21/2/2017) besok, tumpukan sampah di wilayah Kabupaten Garut masih nampak terlihat....

Selengkapnya

Kapolda Jabar Minta Masyarakat Tak Ikut Aksi 212 Besok, Diduga Bermuatan Politik

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kapolda Jawa Barat, Inspektur Jendral Anton Charliyan mengimbau warga Jabar untuk tidak mengikuti aksi damai 212 besok di Jakarta. Jendral...

Selengkapnya

Tolak Sertifikasi Ulama, FUI Geruduk DPRD Garut

GARUT, FOKUSJabar.com : Puluhan santri dan ulama yang tergabung dalam Forum Umat Islam Garut (FUI), Senin (20/2/2017) menggeruduk Gedung DPRD Garut, mereka meminta agar...

Selengkapnya

Deklarasi #BDGHantamHoax Jangan Hanya Seremonial Belaka‎

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengapresiasi deklarasi #BDGHantamHoax yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung di Alun-alun Bandung,...

Selengkapnya

Ajukan Saksi Pro Rizieq, Polda Jabar Berikan Waktu Hingga Kamis

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Penyidik Polda Jabar meminta Rizieq Shihab dan Tim Kuasa Hukumnya segera mengajukan nama saksi ahli yang meringankan. Pengajuan saksi ahli itu...

Selengkapnya

Penyebab Amblas Akses Kuningan-Majalengka

CIREBON, FOKUSJabar.com: Terputusnya akses utama Jalan Nasional di Kabupaten Kuningan di Dusun Kliwon Desa Kawah, Kecamatan Darma membuat warga harus mencari jalan...

Selengkapnya

Keponakan Bupati Cirebon Kena OTT

CIREBON, FOKUSJabar.com: Belum lama ini jajaran Polres Cirebon dan tim Saber Pungli melakukan operasi tangkap tangan (OTT) kepada empat pegawai Dinas Kependudukan dan...

Selengkapnya