Sabtu, 5 September 2015
Search

Film Nasional Berlatar Kepariwisataan Garut (Bagian II)

Oleh: Yoyo Dasriyo (Wartawan senior film dan musik, Anggota PWI)

A YODAZ 01Sukses pasar film “Si Buta Dari Goa Hantu” dibicarakan dalam era kebangkitan pertama perfilman nasional, dengan menjual kebaruan teknik kamera modern. Syuting film nasional di Garut menghangat, sejak Lukman Hakim Nain tampil pertamakali sebagai sutradara di film “Dikejar Dosa” (1974).

Kegiatan film yang membintangkan Drg Fadly, (alm) Paula Roumokoy dan (alm) Kusno Sudjarwadi di areal Desa Cinunuk, Kecamatan Wanaraja itu, tercatat sebagai momentum film pertama yang memusatkan syutingnya di Garut.

Daerah Garut lalu menderaskan sejumlah film lainnya. Sampai putaran 1975, tercatat tiga sutradara kondang bermunculan menggarap filmnya di daerah ini. Mulai dari (alm) Drs Syumandjaya dengan film “Atheis” (“Kafir”), lalu (alm) Ch Hasmanan menuntaskan “Selalu Dihatiku”, dan (alm) Ami Priyono menggarap film “Kenangan Desember” di Situ Cangkuang, Leles.

Saat itu, Garut bertabur bintang, seperti Deddy Sutomo, (alm) Farouk Affero, Lenny Marlina, (alm) Hendra Cipta, (alm) Tanty Yosepha, serta Roy Marten.

Selepas ketiga film itu, Pusat Film Negara (PFN) membuat film dokumenter “Kembali” (1976) karya H Soetanto, dan “Kartinah Montirku Sayang” (1978) garapan Rachmat.

Tak berjarak lama, kepariwisataan Cipanas Tarogong, Garut menghangatkan percaturan, ketika (alm) Willy Wilyanto menggarap film “Mat Peci, Pembunuh Berdarah Dingin” yang menjual kemasyhuran Doris Callebaut. Pamor “bintang panas” yang “memanaskan” suhu industri film era-1970-an itu, tampil mendampingi Rachmat Hidayat.

Aktris (alm) Paula Roumokoy dan Drg Fadly, dalam adegan film ”Dikejar Dosa” karya Lukman Hakim Nain (1974). Film ini tercatat sebagai film pertama, yang memusatkan keseluruhan syutingnya di Kab Garut. (Dokumentasi: Yoyo Dasriyo

Yoyo Dasriyo, Achdan Harris, Fuad Zakaria, Wieke Widowaty, Minati Atmanagara, (alm) Asep Suparman, Boy Cansero dan Teddy Purba (kanan). Kenangan di balik syuting film “Sona Anak Srigala” karya (alm) A Harris, di Perkebunan Dayeuh Manggung, Cilawu, Garut (1985).

 

Film berlatar alam Garut dikuatkan dengan “Lima Sahabat” (1980) karya CM Nas, yang diperani (alm) Soekarno M Noor, (alm) Benyamin S, dan Septian Dwi Cahyo. Diam-diam film “Primitif” (1981) karya Sisworo Gautama Putra, memilih Hutan Sancang di Kecamatan Cibalong.

Lalu (alm) Sofia WD, yang tahun 1947 pernah bergerilya di Limbangan, Garut, menyutradarai film “Halimun” (1982). Bukan hanya Sofia WD, Garut pun daerah kenangan revolusi bagi (alm) A. Harris, sutradara film pertama “raja dangdut” Oma Irama Penasaran” (1976).

A Harris yang juga pencipta lagu “Kudaku Lari”, pernah memanggul senjata dalam tugas kemiliteran di kaki Gunung Haruman bersama Detasemen “Garuda Putih”. Itu sebabnya, sutradara ini menempatkan tiga filmnya berlokasi di Garut; “Tendangan Iblis” (1983), “Sona Anak Srigala” (1985) dan film “Bendi Keramat” (1988).

Film komedi pertama yang dibuatnya itu, dibintangi Lydia Kandou, (alm) Basuki, (alm) Timbul, Jaja Miharja serta Ade Irawan.
“Karakteristik setting alam Garut itu filmis.

Apapun tema filmnya, bisa dan cocok dibuat di Garut” Begitu pernah diungkapkan A Harris, semasa hidupnya. Film “Bendi Keramat” ternyata menutup riwayat kehangatan produksi film di Garut, jelang keruntuhan dunia perfilman nasional era 1990-an.

Tetapi magnetis Garut masih diperhitungkan untuk kegiatan sinetron dan film televisi (FTV). Puluhan sinetron produksi TVRI Pusat mengalir ke Garut.

Bahkan, legenda kepariwisataan Situ Bagendit di Kecamatan Banyuresmi, diunggah jadi sinetron “Tragedi Bagendit” (1989) garapan Agoes Widjojono.

Memang, tayangan sinetron itu dinilai melawan arus kepopuleran dongeng Situ Bagendit, karena dikemas dari temuan data kesejarahan tentangan pembuatan telaga tersebut. Di Garut pula, H Maman Firmansyah menghadirkan Rieke Diah Pitaloka, pertama berperan utama dalam sinetron “Impian Pengantin” (1993). (Bersambung)

Simak lanjutannya disini!

Kontak Iklan Fokus Jabar



Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (web)

Aher Upayakan Dana Hibah Tetap Sampai ke Masyarakat

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) akan terus mengupayakan bantuan dana hibah tetap sampai ke masyarakat. “Masih diupayakan, harus...

Selengkapnya
Aher

Dana Hibah Ditunda, Aher Cari Lembaga Terpercaya

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengatakan, pihaknya berupaya mencari lembaga yang sudah settle terkait dana hibah yang ditunda karena...

Selengkapnya
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil

Bandung Jadi Kota Percontohan Bank Dunia

BANDUNG, FOKUSJabar.com – Kota Bandung kembali terpilih menjadi Kota Percontohan Standar Internasional tahun 2016 oleh Bank Dunia. Hal ini disampaikan langsung...

Selengkapnya
E-KTP (Web)

Server e-KTP Pusat Trouble, Pembuatan e-KTP di Daerah Terhambat

BANJAR, FOKUSJabar.com – Pelayanan pembuatan e-KTP di Kota Banjar selama dua minggu ini mengalami ganguan. Hal tersebut terjadi karena kerusakan server di pusat....

Selengkapnya
sigit

GMP Sebut Empat Fakta Luput dari Temuan Crowe Howarth

FOKUSJabar.com: Ketua Gerakan Menanam Pohon (GMP) Ahmad Sultoni membantah temuan Crowe Howarth yang menyebut penanaman hanya berjalan 33 persen dan menggunakan relawan...

Selengkapnya
Pelaku Begal Langsung Diamankan (foto: Andry)

Kepergok, Pencuri Sepeda Motor Dihajar Massa

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pencuri sepeda motor di Jalan Cijagra, Buahbatu, Kota Bandung dihajar massa, Rabu (2/9/2015) malam. Saat kejadian, dua pencuri kedapatan tengah...

Selengkapnya
Ilustrasi (web)

Guru Honorer Ciamis Tewas di Pinggir Jalan

CIAMIS, FOKUSJabar.com: Seorang guru honorer di SD Negeri Indragiri I Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis ditemukan tewas dengan sejumlah luka di kepala. Korban...

Selengkapnya
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (doc)

Aher Optimistis Pilkada Serentak di Jabar Akan Berjalan Lancar

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) optimistis bahwa pelaksanaan Pilkada serentak 2015 di Jabar akan berjalan baik dan lancar. Adanya...

Selengkapnya
Mantan Rektor IAIN dituntut dua tahun penjara (Foto : Adi)

Mantan Rektor IAIN Dituntut Dua Tahun Penjara

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Mantan Rektor IAIN Syeh Nurjati Cirebon Maksum Mukhtar sebagai terdakwa kasus korupsi pengadaan tanah seluas 6,5 hektare untuk pengembangan...

Selengkapnya
TPPAS Nambo Bakal Jadi Percontohan TPPAS Legok Nangka Kabupaten Bandung

TPPAS Nambo Bakal Jadi Percontohan TPPAS Legok Nangka Kabupaten Bandung

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan, pembangunan Tempat Pembuangan dan Pengolahan Akhir Sampah (TPPAS) Nambo Kabupaten...

Selengkapnya

Mojang Jajaka Kabupaten Ciamis

%d blogger menyukai ini: