Film Nasional Berlatar Kepariwisataan Garut (Bagian II) - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Kamis, 29 September 2016
Search

Film Nasional Berlatar Kepariwisataan Garut (Bagian II)

Oleh: Yoyo Dasriyo (Wartawan senior film dan musik, Anggota PWI)

A YODAZ 01Sukses pasar film “Si Buta Dari Goa Hantu” dibicarakan dalam era kebangkitan pertama perfilman nasional, dengan menjual kebaruan teknik kamera modern. Syuting film nasional di Garut menghangat, sejak Lukman Hakim Nain tampil pertamakali sebagai sutradara di film “Dikejar Dosa” (1974).

Kegiatan film yang membintangkan Drg Fadly, (alm) Paula Roumokoy dan (alm) Kusno Sudjarwadi di areal Desa Cinunuk, Kecamatan Wanaraja itu, tercatat sebagai momentum film pertama yang memusatkan syutingnya di Garut.

Daerah Garut lalu menderaskan sejumlah film lainnya. Sampai putaran 1975, tercatat tiga sutradara kondang bermunculan menggarap filmnya di daerah ini. Mulai dari (alm) Drs Syumandjaya dengan film “Atheis” (“Kafir”), lalu (alm) Ch Hasmanan menuntaskan “Selalu Dihatiku”, dan (alm) Ami Priyono menggarap film “Kenangan Desember” di Situ Cangkuang, Leles.

Saat itu, Garut bertabur bintang, seperti Deddy Sutomo, (alm) Farouk Affero, Lenny Marlina, (alm) Hendra Cipta, (alm) Tanty Yosepha, serta Roy Marten.

Selepas ketiga film itu, Pusat Film Negara (PFN) membuat film dokumenter “Kembali” (1976) karya H Soetanto, dan “Kartinah Montirku Sayang” (1978) garapan Rachmat.

Tak berjarak lama, kepariwisataan Cipanas Tarogong, Garut menghangatkan percaturan, ketika (alm) Willy Wilyanto menggarap film “Mat Peci, Pembunuh Berdarah Dingin” yang menjual kemasyhuran Doris Callebaut. Pamor “bintang panas” yang “memanaskan” suhu industri film era-1970-an itu, tampil mendampingi Rachmat Hidayat.

Aktris (alm) Paula Roumokoy dan Drg Fadly, dalam adegan film ”Dikejar Dosa” karya Lukman Hakim Nain (1974). Film ini tercatat sebagai film pertama, yang memusatkan keseluruhan syutingnya di Kab Garut. (Dokumentasi: Yoyo Dasriyo

Yoyo Dasriyo, Achdan Harris, Fuad Zakaria, Wieke Widowaty, Minati Atmanagara, (alm) Asep Suparman, Boy Cansero dan Teddy Purba (kanan). Kenangan di balik syuting film “Sona Anak Srigala” karya (alm) A Harris, di Perkebunan Dayeuh Manggung, Cilawu, Garut (1985).

 

Film berlatar alam Garut dikuatkan dengan “Lima Sahabat” (1980) karya CM Nas, yang diperani (alm) Soekarno M Noor, (alm) Benyamin S, dan Septian Dwi Cahyo. Diam-diam film “Primitif” (1981) karya Sisworo Gautama Putra, memilih Hutan Sancang di Kecamatan Cibalong.

Lalu (alm) Sofia WD, yang tahun 1947 pernah bergerilya di Limbangan, Garut, menyutradarai film “Halimun” (1982). Bukan hanya Sofia WD, Garut pun daerah kenangan revolusi bagi (alm) A. Harris, sutradara film pertama “raja dangdut” Oma Irama Penasaran” (1976).

A Harris yang juga pencipta lagu “Kudaku Lari”, pernah memanggul senjata dalam tugas kemiliteran di kaki Gunung Haruman bersama Detasemen “Garuda Putih”. Itu sebabnya, sutradara ini menempatkan tiga filmnya berlokasi di Garut; “Tendangan Iblis” (1983), “Sona Anak Srigala” (1985) dan film “Bendi Keramat” (1988).

Film komedi pertama yang dibuatnya itu, dibintangi Lydia Kandou, (alm) Basuki, (alm) Timbul, Jaja Miharja serta Ade Irawan.
“Karakteristik setting alam Garut itu filmis.

Apapun tema filmnya, bisa dan cocok dibuat di Garut” Begitu pernah diungkapkan A Harris, semasa hidupnya. Film “Bendi Keramat” ternyata menutup riwayat kehangatan produksi film di Garut, jelang keruntuhan dunia perfilman nasional era 1990-an.

Tetapi magnetis Garut masih diperhitungkan untuk kegiatan sinetron dan film televisi (FTV). Puluhan sinetron produksi TVRI Pusat mengalir ke Garut.

Bahkan, legenda kepariwisataan Situ Bagendit di Kecamatan Banyuresmi, diunggah jadi sinetron “Tragedi Bagendit” (1989) garapan Agoes Widjojono.

Memang, tayangan sinetron itu dinilai melawan arus kepopuleran dongeng Situ Bagendit, karena dikemas dari temuan data kesejarahan tentangan pembuatan telaga tersebut. Di Garut pula, H Maman Firmansyah menghadirkan Rieke Diah Pitaloka, pertama berperan utama dalam sinetron “Impian Pengantin” (1993). (Bersambung)

Simak lanjutannya disini!

Jangan Lupa Bagikan Artikel ini :
  • Facebook
  • email
  • StumbleUpon
  • LinkedIn
  • Myspace
  • Reddit



Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Foto by Ageng

Resmi Tutup PON XIX, JK Beri Apresiasi bagi Jabar‎

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX tahun 2016 di Tanah Legenda Jawa Barat secara resmi ditutup oleh Wakil Presiden RI, M. Jusuf Kalla...

Selengkapnya
img-20160928-wa0001

Ketua Umum Bhayangkari Berikan Bantuan Perlengkapan Sekolah

GARUT, FOKUSJabar.com : Ketua Umum Bhayangkari, Tri Suswati Karnavian meninjau langsung lokasi banjir bandang Kampung Cimacan, Desa Haurpanggung, Lapang Paris, Kecamatan...

Selengkapnya
Kepala BPLHD Jabar Anang Sudarna (foto: WEB)

BPLHD Bakal Evaluasi Penanganan Kasus Lingkungan Garut

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Provinsi Jawa Barat mengevaluasi penanganan kasus lingkungan di kawasan DAS Cimanuk...

Selengkapnya
google

Selamat Ulang Tahun ke-18 Google !

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Buat kamu yang setiap hari membuka situs Google untuk mencari informasi, pastinya kamu tahu dong bahwa hari ini adalah hari ulang tahun Google !...

Selengkapnya
Ketua PIA Demokrat saat mengunjungi korban banjir di Korem 062 Tarumanegara (Foto. Bambang F)

PIA Fraksi Demokrat Kunjungi Korban Banjir Bandang Garut

GARUT, FOKUSJabar.com : Persaudaraan Istri Anggota (PIA) Fraksi Demokrat DPR RI, Senin (26/9/2016) mengunjungi korban banjir bandang Garut. Bencana alam tersebut...

Selengkapnya
sidang

Pengeroyok Anggota Kopasus Pratu Galang Terancam 12 Tahun Penjara

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Pelaku pengeroyokan hingga penusukan anggota Kopassus Pratu Galang, Marsel Gerald Akbar didakwa 12 tahun penjara sebagaimana diatur dalam pasal...

Selengkapnya
Ketua DPD Golkar Jabar Dedi Mulyadi saat diwawancarai (Foto: Panji)

Terima Mobil Dinas, Dedi Mulyadi Ancam PAW Anggota F-Golkar DPRD Jabar

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi mengancam menindak tegas anggota DPRD Jabar asal Golkar yang mengambil jatah mobil dinas Innova....

Selengkapnya
panti-pijat-ilustrasi-_131212143716-344

Buka Praktik Asusila, Pemkot Bandung Akan Cabut Izin Tempat Spa dan Pijat

  BANDUNG, FOKUSJabar.com: Pemerintah Kota Bandung akan memanggil pemilik usaha spa dan pijat yang diduga membuka praktik asusila. Spa dan pijat itu ketahuan...

Selengkapnya
Secara simbolis Kaskostrad memberikan bantuan kepada Bupati Garut (Foto. Bambang F)

Korban Banjir Bandang Garut Terima Bantuan Logistik dari Kaskostrad

GARUT, FOKUSJabar.com : Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kaskostrad), Mayjen TNI, Cucu Soemantri, Minggu (25/9/2016) pagi tiba di Kabupaten Garut....

Selengkapnya
korban-banjir-garut-nenek-dan-cucu-bayinya-tinggal-di-bawah-terpal (foto: Deni R)

Rumah Dilahap Air Cimanuk, Nenek dan Bayi Ini Tinggal di bawah Terpal

GARUT, FOKUSJabar.com: Empat hari pascabanjir yang meluluh lantakan sebagian Kota Garut menyisakan penderitaan bagi para pengungsi. Sebagian dari mereka bahkan belum...

Selengkapnya