Film Nasional Berlatar Kepariwisataan Garut (Bagian II) - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Selasa, 28 Juni 2016
Search

Film Nasional Berlatar Kepariwisataan Garut (Bagian II)

Oleh: Yoyo Dasriyo (Wartawan senior film dan musik, Anggota PWI)

A YODAZ 01Sukses pasar film “Si Buta Dari Goa Hantu” dibicarakan dalam era kebangkitan pertama perfilman nasional, dengan menjual kebaruan teknik kamera modern. Syuting film nasional di Garut menghangat, sejak Lukman Hakim Nain tampil pertamakali sebagai sutradara di film “Dikejar Dosa” (1974).

Kegiatan film yang membintangkan Drg Fadly, (alm) Paula Roumokoy dan (alm) Kusno Sudjarwadi di areal Desa Cinunuk, Kecamatan Wanaraja itu, tercatat sebagai momentum film pertama yang memusatkan syutingnya di Garut.

Daerah Garut lalu menderaskan sejumlah film lainnya. Sampai putaran 1975, tercatat tiga sutradara kondang bermunculan menggarap filmnya di daerah ini. Mulai dari (alm) Drs Syumandjaya dengan film “Atheis” (“Kafir”), lalu (alm) Ch Hasmanan menuntaskan “Selalu Dihatiku”, dan (alm) Ami Priyono menggarap film “Kenangan Desember” di Situ Cangkuang, Leles.

Saat itu, Garut bertabur bintang, seperti Deddy Sutomo, (alm) Farouk Affero, Lenny Marlina, (alm) Hendra Cipta, (alm) Tanty Yosepha, serta Roy Marten.

Selepas ketiga film itu, Pusat Film Negara (PFN) membuat film dokumenter “Kembali” (1976) karya H Soetanto, dan “Kartinah Montirku Sayang” (1978) garapan Rachmat.

Tak berjarak lama, kepariwisataan Cipanas Tarogong, Garut menghangatkan percaturan, ketika (alm) Willy Wilyanto menggarap film “Mat Peci, Pembunuh Berdarah Dingin” yang menjual kemasyhuran Doris Callebaut. Pamor “bintang panas” yang “memanaskan” suhu industri film era-1970-an itu, tampil mendampingi Rachmat Hidayat.

Aktris (alm) Paula Roumokoy dan Drg Fadly, dalam adegan film ”Dikejar Dosa” karya Lukman Hakim Nain (1974). Film ini tercatat sebagai film pertama, yang memusatkan keseluruhan syutingnya di Kab Garut. (Dokumentasi: Yoyo Dasriyo

Yoyo Dasriyo, Achdan Harris, Fuad Zakaria, Wieke Widowaty, Minati Atmanagara, (alm) Asep Suparman, Boy Cansero dan Teddy Purba (kanan). Kenangan di balik syuting film “Sona Anak Srigala” karya (alm) A Harris, di Perkebunan Dayeuh Manggung, Cilawu, Garut (1985).

 

Film berlatar alam Garut dikuatkan dengan “Lima Sahabat” (1980) karya CM Nas, yang diperani (alm) Soekarno M Noor, (alm) Benyamin S, dan Septian Dwi Cahyo. Diam-diam film “Primitif” (1981) karya Sisworo Gautama Putra, memilih Hutan Sancang di Kecamatan Cibalong.

Lalu (alm) Sofia WD, yang tahun 1947 pernah bergerilya di Limbangan, Garut, menyutradarai film “Halimun” (1982). Bukan hanya Sofia WD, Garut pun daerah kenangan revolusi bagi (alm) A. Harris, sutradara film pertama “raja dangdut” Oma Irama Penasaran” (1976).

A Harris yang juga pencipta lagu “Kudaku Lari”, pernah memanggul senjata dalam tugas kemiliteran di kaki Gunung Haruman bersama Detasemen “Garuda Putih”. Itu sebabnya, sutradara ini menempatkan tiga filmnya berlokasi di Garut; “Tendangan Iblis” (1983), “Sona Anak Srigala” (1985) dan film “Bendi Keramat” (1988).

Film komedi pertama yang dibuatnya itu, dibintangi Lydia Kandou, (alm) Basuki, (alm) Timbul, Jaja Miharja serta Ade Irawan.
“Karakteristik setting alam Garut itu filmis.

Apapun tema filmnya, bisa dan cocok dibuat di Garut” Begitu pernah diungkapkan A Harris, semasa hidupnya. Film “Bendi Keramat” ternyata menutup riwayat kehangatan produksi film di Garut, jelang keruntuhan dunia perfilman nasional era 1990-an.

Tetapi magnetis Garut masih diperhitungkan untuk kegiatan sinetron dan film televisi (FTV). Puluhan sinetron produksi TVRI Pusat mengalir ke Garut.

Bahkan, legenda kepariwisataan Situ Bagendit di Kecamatan Banyuresmi, diunggah jadi sinetron “Tragedi Bagendit” (1989) garapan Agoes Widjojono.

Memang, tayangan sinetron itu dinilai melawan arus kepopuleran dongeng Situ Bagendit, karena dikemas dari temuan data kesejarahan tentangan pembuatan telaga tersebut. Di Garut pula, H Maman Firmansyah menghadirkan Rieke Diah Pitaloka, pertama berperan utama dalam sinetron “Impian Pengantin” (1993). (Bersambung)

Simak lanjutannya disini!

Jangan Lupa Bagikan Artikel ini :
  • Facebook
  • email
  • StumbleUpon
  • LinkedIn
  • Myspace
  • Reddit



Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

emil

Emil Sudah Ajukan Tiga Nama Calon Direksi PD Pasar Bermartabat

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil sudah mengusulkan tiga nama untuk mengisi posisi Direksi PD Pasar Bermartabat Kota Bandung. Ketiga nama...

Selengkapnya
vaksin polio1

BBPOM Amankan Vaksin Ilegal di Bogor dan Bekasi

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung mengantongi paket vaksin bayi di Bogor dan Bekasi. Vaksin itu diamankan karena proses...

Selengkapnya
Pakar Hukum: Tidak ada Urgensinya Undang-undang KPK Dirubah

Departeman HTN Unpad: KPK Jangan Sampai Jadi Panggung Politik

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kepala Departeman Hukum Tata Negara Universitas Padjajaran Bandung, Indra Perwira menilai, bermunculan polemik terhadap kinerja Komisi...

Selengkapnya
Penyebab Kemacetan, Bus Pariwisata Perlu Lahan Parkir

Dishub Cimahi Harus Periksa Kelayakan Bus Mudik Lebaran

CIMAHI, FOKUSJabar.com : Untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan saat mudik lebaran, Organda Cimahi meminta kepada Pemerintah Kota Cimahi agar melakukan pengecekan...

Selengkapnya
Pembatasan Angkutan Berat, kurangi 6000 kendaraan di Jalur Bandung-Cianjur

H-7 sampai H+7, Angkutan Barang Dilarang Melintas di Jabar

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat menekankan proses angkut barang dari luar Pulau Jawa yang melewati daerahnya untuk sementara...

Selengkapnya
Foto Web

Kabupaten Bandung Darurat Sampah?

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kabupaten Bandung terancam darurat sampah. Hal itu dikarenakan pengoperasian TPA Babakan dijadwalkan berhenti mulai 30 Juni mendatang. Meski...

Selengkapnya
Ilustrasi (web)

Ini Titik Alokasi CCTV untuk Arus Mudik Lebaran 2016

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat memasang 40 kamera CCTV yang tersebar di jalur pantura, jalur tengah dan jalur selatan untuk...

Selengkapnya
ridwan kami

Aher Larang Kendaraan Dinas Dipakai Mudik

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Sesuai dengan imbauan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Yuddy Chrisnandi, terkait pelarangan kendaraan...

Selengkapnya
Rin Ayumi

Rin Ayumi Kandas Jadi Penyanyi, Sukses Dibidang Properti

GARUT, FOKUSJabar.com: Pengusaha sukses asal Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut, Rinrin Sudarini yang beken disapa Rin Ayumi mengaku memiliki sejuta kenangan bersama...

Selengkapnya
vaksin polio

Sutiyoso: Peredaran Vaksin Bayi Palsu Urusan Polisi

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Sutiyoso menilai terbongkarnya sindikat produsen vaksin palsu untuk balita yang beroperasi sejak 2003,...

Selengkapnya